Berita

Delegasi Jepang meninjau fasilitas PT. Bintang Laut Platinum (BLP) di Stasiun Kampung Bandan, Jakarta Utara. (Foto: Dokumnetasi BLP)

Bisnis

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

SENIN, 11 MEI 2026 | 05:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kunjungan delegasi Jepang ke fasilitas PT. Bintang Laut Platinum (BLP) menjadi momentum penting untuk membahas masa depan logistik multimoda di Indonesia. 

Delegasi Jepang yang berjumlah 10 orang ini dipimpin oleh Chairman of JTTRI (Japan Transport and Tourism Research Institute), Shukuri Masafumi. Ia merupakan mantan Vice Minister of Land, Infrastructure, Transport and Tourism Jepang, dengan komposisi perwakilan dari unsur pemerintah, akademisi/peneliti, serta pengusaha.

Sebelum berkunjung ke BLP, delegasi Jepang telah bertemu dengan Deputi Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur serta melakukan kunjungan ke Pelabuhan Patimban. 


Hal itu sebagai bagian dari rangkaian pemahaman terhadap ekosistem logistik Indonesia.

Pertemuan dengan Senior Management BLP Rio Tanujaya difokuskan pada pengembangan skema multimoda/intermodal berbasis kereta api, khususnya konektivitas dari Stasiun Semarang menuju Tanjung Priok dan Tanjung Perak. 

“Diskusi berlangsung strategis, menyoroti pentingnya integrasi antarmoda untuk meningkatkan efisiensi sistem logistik nasional,” kata Rio dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Senin, 11 Mei 2026.

Setelah sesi diskusi, delegasi melanjutkan kunjungan lapangan ke fasilitas BLP di Stasiun Kampung Bandan, Jakarta Utara, yang berlokasi dekat kawasan Ancol. 

“Kunjungan ini memberikan gambaran konkret mengenai kesiapan infrastruktur serta potensi pengembangan rail freight ke depan,” jelasnya.

Lanjut dia, dalam konteks nasional, ketergantungan terhadap angkutan jalan masih sangat dominan, sementara peran kereta api dalam logistik relatif kecil. 

“Padahal, pengalaman Jepang menunjukkan bahwa integrasi multimoda berbasis rail dapat menjadi kunci efisiensi, keandalan, dan keberlanjutan sistem logistik,” beber Rio.

“Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih konkret dalam mendorong transformasi logistik Indonesia ke arah yang lebih efisien dan terintegrasi,” pungkasnya.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya