Berita

Ilustrasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI)

Bisnis

Penguasaan AI Penting untuk Daya Saing UMKM

MINGGU, 10 MEI 2026 | 16:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menilai penguasaan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi kunci penting untuk mempercepat pengembangan UMKM lokal sekaligus memperluas pemberdayaan penyandang disabilitas di tengah pesatnya transformasi digital.

Hal itu disampaikan Lestari dalam sambutan secara daring pada pelatihan AI yang digelar Alunjiva bersama Microsoft, di Auditorium Universitas Muria Kudus, Jawa Tengah, Minggu, 10 Mei 2026.

“Kita meyakini bahwa penguasaan AI akan memberikan akselerasi luar biasa bagi pengembangan UMKM lokal dan berbagai kegiatan inklusif yang kita harapkan dapat membawa produk-produk unggulan daerah menuju panggung besar digital yang lebih luas,” ujar Rerie, sapaan akrab Lestari.


Berdasarkan survei pada 2025-2026, ujar Rerie, sebanyak 64,7% responden di Indonesia pernah menggunakan teknologi AI. 

Mayoritas menggunakannya untuk mencari informasi hingga kebutuhan belanja. Indonesia pun menjadi salah satu dari delapan negara besar di dunia yang aktif memanfaatkan AI.
Namun, ia mengingatkan bahwa penguasaan teknis AI saja tidak cukup. 

“Kemampuan berpikir kritis adalah kunci utama agar manusia tetap menjadi pengendali teknologi yang mampu membedakan informasi serta memecahkan masalah,” tegas Rerie. 

Politisi Partai NasDem yang  aktif dalam isu inklusivitas itu juga menyoroti masih rendahnya akses pelatihan teknologi bagi penyandang disabilitas. 

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) 2020, lebih dari 75% penyandang disabilitas masih bekerja di sektor informal, sementara itu hanya 25% yang terserap di sektor formal.

“Ketimpangan ini berakar dari terbatasnya serta minimnya akses terhadap pelatihan teknologi yang inklusif. Stigma sosial seringkali menjadi tembok penghalang yang lebih tebal daripada keterbatasan fisik,” ujar Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI itu. 

Menurut Rerie, pelatihan yang diselenggarakan hari ini merupakan bukti nyata bahwa kesetaraan akses bagi penyandang disabilitas bukan sekadar pilihan, melainkan keharusan dalam mewujudkan martabat kemanusiaan yang setara di era digital. 

Ia berharap, pelatihan pemanfaatan AI bagi generasi muda dan penyandang disabilitas dapat membekali keterampilan praktis sebagai afiliator, kreator digital, hingga pelaku usaha berbasis teknologi yang mampu mewujudkan kemandirian secara ekonomi.

Rerie mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momentum pelatihan sebagai titik balik mengasah ketajaman berpikir dan meraih kemandirian menghadapi masa depan di era digital.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya