Berita

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. (Foto: Website ikpi.or.id)

Hukum

KPK Telusuri Aliran Duit Bos Blueray Cargo ke Pejabat Bea Cukai Lain

MINGGU, 10 MEI 2026 | 14:18 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelusuri dugaan aliran uang dari Bos Blueray Cargo, John Field, kepada pejabat lain di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang belum terseret sebagai tersangka.

Jurubicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, penyidik saat ini masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang ikut menerima aliran uang di luar nama-nama yang sudah disebut dalam surat dakwaan.

"Dari uang yang diduga sudah diberikan oleh PT BR ini kepada oknum Bea dan Cukai, apakah masih ada pemberian kepada pihak-pihak lain, ini yang masih terus ditelaah oleh penyidik," kata Budi kepada wartawan, Minggu, 10 Mei 2026.


Budi menegaskan, penelusuran tersebut masih menjadi materi penyidikan yang terus dikembangkan oleh KPK.

"Uang dari para pihak swasta ini mengalirnya ke mana saja, ini tentu masih masuk materi penyidikan," ujarnya.

Karena itu, penyidik saat ini terus memeriksa sejumlah pegawai di lingkungan DJBC guna mengurai mekanisme pengurusan impor dan aliran uang yang diduga terjadi di internal Bea Cukai.

"Penyidik juga melakukan pemanggilan kepada sejumlah pegawai di Ditjen Bea dan Cukai," jelas Budi.

Menurutnya, pemeriksaan dilakukan untuk mengonfirmasi pihak-pihak swasta yang diduga melakukan pengurusan bea masuk barang maupun pengurusan pita cukai.

"Selain untuk meminta konfirmasi berkaitan pihak-pihak swasta mana saja yang diduga melakukan pengurusan, baik terkait pengurusan bea masuk suatu barang atau pengurusan pita cukai, selain itu juga penelusuran aliran uang," terang Budi.

Pernyataan itu muncul setelah nama Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budi Utama, ikut disebut dalam surat dakwaan perkara John Field dkk di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.

Dalam dakwaan, Djaka disebut menghadiri pertemuan di Hotel Borobudur Jakarta pada Juli 2025 bersama Rizal selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan (P2) DJBC periode September 2024-Januari 2026, Sisprian Subiaksono selaku Kasubdit Intelijen Direktorat P2 DJBC, Orlando Hamonangan Sianipar selaku Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat P2 DJBC, serta para pengusaha kargo termasuk John Field.

Jaksa KPK mendakwa John Field bersama Dedy Kurniawan Sukolo dan Andri memberikan uang Rp61,3 miliar dalam bentuk dolar Singapura serta fasilitas hiburan dan barang mewah senilai Rp1,845 miliar kepada sejumlah pejabat DJBC agar barang impor milik Blueray Cargo dipermudah keluar dari pengawasan kepabeanan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya