Berita

Sebuah perahu polisi mendekati kapal pesiar MV Hondius di pelabuhan Granadilla de Abona setelah terkena wabah hantavirus, di Tenerife, Spanyol, 10 Mei 2026 (Foto: Reuters)

Dunia

Kapal Pesiar Mewah yang Diserang Wabah Hantavirus Berlabuh di Spanyol

MINGGU, 10 MEI 2026 | 14:18 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kapal pesiar mewah MV Hondius yang sempat dikarantina akibat wabah hantavirus akhirnya merapat di perairan dekat Pelabuhan Granadilla, Tenerife, Spanyol, Minggu pagi, 10 Mei 2026.

Kedatangan kapal ini langsung berada di bawah pengawasan ketat otoritas Spanyol, Uni Eropa, dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Rekaman video yang dibagikan Reuters memperlihatkan kapal tersebut tiba untuk menjalani operasi evakuasi besar-besaran terhadap penumpang dan sebagian awak. 


Seluruh penumpang, meski belum menunjukkan gejala, diperlakukan sebagai kelompok berisiko tinggi. 

“Sebagai tindakan pencegahan, seluruh penumpang di kapal pesiar mewah MV Hondius dianggap sebagai kontak berisiko tinggi,” demikian pernyataan badan kesehatan publik Eropa.

Otoritas kesehatan Spanyol menyiapkan prosedur berlapis, dimulai dengan pengujian kesehatan menyeluruh terhadap seluruh penumpang sebelum mereka dipindahkan ke daratan menggunakan perahu kecil. 

Setelah itu, mereka akan diangkut dengan bus tertutup menuju bandara utama Tenerife untuk dipulangkan ke negara masing-masing, sementara penumpang bergejala akan diprioritaskan untuk pemeriksaan medis dan isolasi.

WHO sebelumnya melaporkan delapan orang jatuh sakit dalam wabah tersebut, dengan tiga korban meninggal dunia yang terdiri dari pasangan asal Belanda dan satu warga negara Jerman. 

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus tiba langsung di Tenerife pada Sabtu malam, 9 Mei 2026 bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan Spanyol untuk mengawasi koordinasi penanganan. 

Kehadiran pejabat tertinggi WHO itu menunjukkan keseriusan wabah ini, terlebih hantavirus dikenal biasanya menyebar melalui hewan pengerat, meski dalam kasus tertentu dapat menular antarmanusia.

MV Hondius berangkat menuju Spanyol dari pesisir Cape Verde setelah WHO dan Uni Eropa meminta Madrid mengambil alih proses evakuasi darurat. 

Sekitar 30 awak kapal akan tetap berada di atas kapal dan melanjutkan pelayaran ke Belanda, tempat kapal tersebut akan menjalani proses disinfeksi total.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Sidang 6 Agustus Bukan Kemenangan yang Dianulir

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:05

Jakarta Libatkan Kawasan Aglomerasi dalam Lestarikan Budaya Betawi

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:01

Pengurangan Timbulan Sampah Plastik Bisa Dimulai dari Pasar Tradisional

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:44

Timnas Garuda Bidik Tiga Poin dari Timor Leste

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:17

Hariman hingga Bursah Zarnubi Ramaikan Peluncuran Enam Buku Isti Nugroho

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:00

Wakapolri-Wamenhut Konsolidasi Hadapi El Nino dan Karhutla

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:23

Pembunuh Perempuan di Kamar Kos di Grogol Petamburan Dibekuk

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:13

Fahira Idris Sodorkan Tujuh Rekomendasi Bangun Jakarta

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:02

Kawasan Transmigrasi Harus Punya Daya Tarik Investasi

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:39

Peluncuran Enam Buku

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:28

Selengkapnya