Berita

Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi RI, Rosan Perkasa Roeslani, di Istana Merdeka, Jakarta. (Foto: Istimewa)

Politik

Investasi Penopang Pertumbuhan Ekonomi dan Penciptaan Kerja

SABTU, 09 MEI 2026 | 23:05 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Rosan Perkasa Roeslani, menyampaikan sektor investasi menyumbang sekitar 32 persen terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan I 2026 yang mencapai 5,61 persen.

Tak hanya dari sisi nominal, investasi pada Triwulan I 2026 juga berhasil menyerap 706.569 tenaga kerja, atau tumbuh 18,9 persen secara tahunan, menunjukkan investasi memberikan dampak nyata terhadap perluasan kesempatan kerja.

Menanggapi capaian tersebut, Akademisi Universitas Esa Unggul, Iswadi menilai, kinerja investasi pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani menunjukkan arah pembangunan ekonomi yang makin konkret dan terukur.


“Data Triwulan I 2026 memperlihatkan investasi saat ini tidak lagi sekadar mengejar angka realisasi, tetapi mulai menunjukkan kualitas melalui kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Ini indikator penting bahwa kebijakan investasi pemerintah berjalan pada jalur yang tepat,” kata Iswadi dalam keterangannya kepada media di Jakarta, Sabtu 9 Mei 2026.

Menurutnya, kontribusi investasi sebesar 32 persen terhadap pertumbuhan ekonomi nasional menunjukkan keberhasilan pemerintah dalam menjaga kepercayaan investor di tengah dinamika ekonomi global.

“Di tengah tantangan global yang masih penuh ketidakpastian, capaian pertumbuhan ekonomi 5,61 persen dan realisasi investasi hampir Rp500 triliun pada kuartal pertama merupakan sinyal kuat bahwa Indonesia memiliki fundamental ekonomi yang solid dan daya tarik investasi yang kompetitif,” kata Iswadi.

Iswadi juga menyoroti pentingnya keberlanjutan kebijakan hilirisasi dan kemudahan berusaha yang terus didorong pemerintah sebagai faktor utama penguat investasi nasional.

“Konsistensi kebijakan hilirisasi, reformasi birokrasi, serta percepatan perizinan investasi menjadi fondasi penting. Jika ini terus dijaga, target investasi nasional 2026 sebesar Rp2.041,3 triliun sangat realistis untuk dicapai,” kata Iswadi.

Iswadi menambahkan, investasi yang berdampak pada penyerapan tenaga kerja harus menjadi prioritas utama pemerintah ke depan.

“Yang paling penting dari investasi adalah dampaknya kepada masyarakat. Ketika investasi mampu menyerap lebih dari 706 ribu tenaga kerja hanya dalam satu kuartal, artinya ada efek langsung terhadap pendapatan masyarakat, konsumsi rumah tangga, dan penguatan ekonomi nasional, ini luar biasa” tutup Iswadi.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Menag Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:09

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Puluhan Ribu Umat Mulai Padati Kawasan Monas

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:48

Poros Tengah NU: Jalan Pemersatu, Menjaga Marwah, dan Kedaulatan Jam’iyah

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50

Tim 9 Geledah Rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:47

Tak Sekadar Bendungan, Menteri Dody Punya Rencana Matang Tangkal Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:23

Azis Husaini Resmi Menjadi Nahkoda Baru RMOL.ID, Media Ekonomi dan Politik

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:43

Brigade Pangan KAMMI Bersambut Sambas Dukung PM-AAS

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:29

Warga Kupang: Terima Kasih Pak Jokowi!

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:49

Korupsi Masih jadi Tantangan Terbesar Demokrasi Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:07

Garuda Indonesia Pertahankan Kendali GMF di Tengah Kuasi Reorganisasi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:56

Selengkapnya