Berita

Suasana diskusi Obor Rakyat Reborn (Foto: RMOL/ Faisal Aristama)

Politik

Pengamat Nilai Kritik Amien Rais ke Seskab Teddy Masuk Ranah Privat

SABTU, 09 MEI 2026 | 14:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kritik Pendiri Partai Ummat, Amien Rais, terhadap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dengan menuding soal orientasi seksual menuai kontroversi.

Pengamat politik lulusan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dedi Kurnia Syah, menilai kritik tersebut telah memasuki ranah privat yang seharusnya tidak dibawa ke ruang politik.

“Konsep dalam politik itu namanya res privata dan res publica. Res privata adalah hal-hal yang bersifat pribadi dan tidak memiliki dampak terhadap kepentingan umum,” kata Dedi dalam diskusi Obor Rakyat Reborn bertajuk “Antara Prabowo, Teddy, dan Amien Rais” di Cikini, Menteng, Jakarta, Sabtu, 9 Mei 2026.


Dedi menjelaskan, jabatan Sekretaris Kabinet merupakan posisi publik sehingga aktivitas yang berkaitan dengan tugas dan kewenangannya memang layak dikritik apabila terdapat kekeliruan atau penyimpangan.

“Secara status jabatan, Seskab adalah jabatan publik. Jadi aktivitas-aktivitasnya memang perlu dan layak untuk dikritik,” ujarnya.

Namun demikian, ia menilai isu moralitas yang bersifat personal tidak seharusnya dijadikan bahan kritik politik karena masuk dalam ranah pribadi.

“Yang jadi masalah adalah isu moralitas itu ruangnya adalah res privata. Dalam konteks politik, saya harus mengatakan bahwa hal tersebut keliru,” tuturnya.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) itu menegaskan kritik terhadap pejabat publik seharusnya difokuskan pada kebijakan dan kinerja yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Karena yang disampaikan adalah hal-hal yang sifatnya privat kepada pejabat yang seharusnya dibahas dalam ruang publik,” pungkasnya.

Selain Dedi Kurnia, diskusi tersebut juga menghadirkan Politikus Partai Ummat Ust Sambo serta pakar hukum pidana Suparji Ahmad sebagai narasumber.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya