Berita

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus (Kanan) usai pertemuan jajaran dengan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat, 8 Mei 2026 (Foto: RMOL/Abdul Rouf Ade Segun)

Politik

Jelang Muktamar NU, Gus Ipul Sebut Banyak Kader Siap Jadi Ketum

JUMAT, 08 MEI 2026 | 13:27 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Persiapan menuju Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) mulai dimatangkan. Sejumlah agenda pendahuluan seperti Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar dijadwalkan digelar sebelum pelaksanaan muktamar.

Hal itu disampaikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat ditanya mengenai perkembangan persiapan Muktamar NU mendatang.

“Insyaallah (Muktamar) dilaksanakan pada bulan Agustus dan bulan Juni ini nanti kita akan melakukan Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar,” kata Gus Ipul di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat, 8 Mei 2026.


Menurutnya, seluruh agenda yang tengah dipersiapkan saat ini merupakan bagian dari tahapan menuju pelaksanaan muktamar.

“Persiapan kita semua menuju ke sana. Semuanya persiapan menuju kesana,” ujarnya.

Gus Ipul berharap seluruh pengurus wilayah dan cabang NU dapat aktif menyampaikan usulan maupun gagasan strategis untuk dibahas dalam forum-forum organisasi tersebut.

“Wilayah cabang benar-benar memiliki usulan-usulan yang bisa dibahas lebih lanjut sebagai bagian dari kemajuan jamiah di masa yang akan datang,” tuturnya.

Saat disinggung mengenai munculnya calon-calon Ketua Umum PBNU, Gus Ipul mengatakan hingga kini belum ada nama yang secara khusus mengemuka.

“Calon-calon belum ada secara khusus. Tetapi ya semua diberi kesempatan. Semua diberi kesempatan untuk bisa mencalonkan diri,” katanya.

Ia menegaskan, organisasi sebesar NU tidak akan kekurangan kader yang dinilai layak memimpin jamiah ke depan.

“NU ini besar, tidak akan kekurangan kader untuk menjadi ketua umum. Banyak sekali yang sudah saya kira siap untuk menjadi ketua umum, memiliki kriteria yang cukup,” tegasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya