Berita

PT Pertamina (Persero) memperluas kolaborasi pemanfaatan teknologi tingkat tinggi bersama Halliburton di AS, Kamis, 7 Mei 2026. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Sasar Reservoir Kompleks, Pertamina Bakal Pakai Agentic AI Besutan Halliburton

KAMIS, 07 MEI 2026 | 16:01 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Pertamina (Persero) terus bergerak cepat memperkuat ketahanan energi nasional. Raksasa BUMN energi ini memperluas kolaborasi global guna menggenjot kinerja sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) tanah air.

Sebagai bagian dari agenda strategis di Houston, Amerika Serikat, Pertamina resmi menyelaraskan pemanfaatan teknologi tingkat tinggi bersama Halliburton, Kamis, 7 Mei 2026. Langkah ini merupakan tindak lanjut konkret dari Nota Kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani kedua belah pihak pada Februari lalu.

Dalam pertemuan ini, kedua perusahaan sepakat fokus pada dua area prioritas. Pertama, optimalisasi keekonomian multistage fracturing (MSF). Kedua, percepatan monetisasi sumber daya migas non-konvensional Indonesia dengan mencangkok pengalaman operasional Halliburton di AS.


Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza menyampaikan, teknologi digital dan model eksekusi yang telah teruji di lapangan menjadi kunci utama untuk menjebol potensi reservoir yang kompleks di Indonesia.

“Pertamina berfokus pada penerapan teknologi dan model operasi yang tepat untuk meningkatkan kinerja hulu. Melalui kolaborasi dengan pemimpin teknologi global seperti Halliburton, kami menargetkan optimalisasi keekonomian MSF,” ujar Oki.

Bak gayung bersambut, Senior Vice President of Production Enhancement Halliburton, Eric Holley, menegaskan komitmen penuh pihaknya untuk menyokong target produksi Pertamina.

"Halliburton berkomitmen kuat untuk berkolaborasi dengan Pertamina. Kami siap menghadirkan kapabilitas terbaik di bidang fracturing dan production enhancement untuk mendukung Pertamina memonetisasi Low Quality Reservoirs," tegas Eric.

Menariknya, di luar kesepakatan utama, Pertamina dan Halliburton kini juga mulai menjajaki inisiatif masa depan yang super canggih. Salah satunya adalah pemanfaatan Agentic AI (Kecerdasan Buatan) untuk interpretasi bawah permukaan dan pemodelan reservoir.

Selain AI, kerja sama ke depan juga akan mencakup Multi-Lateral Drilling and Completion serta Integrated Asset Management untuk mengoptimalkan kembali lapangan-lapangan migas yang sudah tua (mature).

Sinergi raksasa ini diharapkan tidak sekadar menjadi proyek di atas kertas, melainkan mampu mempercepat alih teknologi dan meningkatkan kapabilitas digital hulu migas demi menjaga kedaulatan energi Indonesia dalam jangka panjang.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya