Berita

Ilustrasi (Imagined by Babbe)

Bisnis

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

RABU, 06 MEI 2026 | 07:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa ekuitas Eropa berhasil membukukan penguatan moderat pada penutupan perdagangan Selasa 5 Mei 2026 waktu setempat. 

Kenaikan ini didominasi oleh performa gemilang sektor teknologi serta rilis laporan keuangan perusahaan yang melampaui ekspektasi pasar. 

Dikutip dari Reuters, indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup menguat 0,7 persen ke level 609,72, sekaligus memperbaiki sentimen setelah mengalami penurunan harian terbesar dalam satu bulan terakhir.


Mayoritas bursa regional di kawasan Eropa juga bergerak di zona hijau, dipimpin oleh indeks DAX Jerman yang melonjak 1,71 persen atau 410,43 poin menjadi 24.401,70. Sedangkan di Prancis, indeks CAC  melonjak 1,08 persen atau 86,19 poin menjadi 8.062,31.

Namun, tren positif ini gagal diikuti oleh indeks FTSE 100 Inggris yang justru anjlok 1,4 persen atau 144,82 poin ke posisi 10.219,11. Pelemahan ini dipicu secara khusus oleh jatuhnya saham perbankan raksasa HSBC sebesar 6,2 persen, menyusul laporan kerugian tak terduga senilai 400 juta Dolar AS akibat kasus penipuan.

Sektor teknologi menjadi mesin pertumbuhan utama dengan kenaikan kolektif sebesar 2,4 persen. Saham produsen peralatan chip seperti ASML dan ASMI memimpin reli ini sejalan dengan tren penguatan sektor semikonduktor di Wall Street. 

Selain teknologi, sektor perbankan zona euro juga menunjukkan performa solid dengan kenaikan 1,9 persen, yang salah satunya didorong oleh lompatan saham UniCredit sebesar 5,9 persen setelah melaporkan rekor laba tertinggi serta rencana ekspansi melalui akuisisi Commerzbank.

Sentimen positif juga datang dari industri konsumen melalui Anheuser-Busch InBev yang sahamnya melejit 9,3 persen berkat hasil penjualan yang kuat. 

Di sektor lain, saham Intertek melonjak 6 persen dipicu oleh peningkatan penawaran akuisisi dari perusahaan ekuitas swasta EQT AB, sementara perusahaan pertahanan Jerman Rheinmetall tetap menguat 3,4 persen meskipun kinerja pendapatannya berada sedikit di bawah ekspektasi.

Meskipun laporan kinerja perusahaan sangat solid, penguatan lebih lanjut masih tertahan oleh ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran di Selat Hormuz. 

Kondisi ini menjaga harga minyak tetap berada di atas level 110 Dolar AS per barel yang memicu kekhawatiran inflasi lebih lanjut di kawasan Eropa. 

Para analis menilai bahwa ketergantungan Eropa terhadap energi membuat pasar saham kawasan ini lebih rentan terhadap gangguan di Timur Tengah dibandingkan pasar Amerika Serikat.

Pemulihan indeks STOXX 600 masih cenderung tertinggal di belakang rekor-rekor baru yang dicapai oleh indeks S&P 500.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Korea Selatan Diisukan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Selat Hormuz

Jumat, 04 September 2026 | 14:18

Purbaya Pamer Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen Tanpa Naikkan Tarif

Jumat, 04 September 2026 | 13:59

Target Lifting 2027 Diproyeksi Tercapai, Sumur Rakyat Jadi Penopang

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi Indonesia kepada Investor Rusia

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Gus Kikin Mulai Susun Kepengurusan PBNU di Hari Perdana Ngantor

Jumat, 04 September 2026 | 13:31

Label “No Pork, No Lard” Tak Otomatis Berarti Halal

Jumat, 04 September 2026 | 13:20

Kenaikan Tarif Masuk Ragunan Masih Ramah di Kantong

Jumat, 04 September 2026 | 13:12

Legislator Soroti Anggaran Pemulihan Kantor DPRD NTB-Sulsel Pasca Demo Agustus 2025

Jumat, 04 September 2026 | 13:08

Pembangunan Dapur MBG Pakai APBN Jangan Jadi Beban Negara

Jumat, 04 September 2026 | 13:06

Pemerintah Diminta Evaluasi Harga Eceran Tertinggi Beras

Jumat, 04 September 2026 | 13:01

Selengkapnya