Berita

Penumpang KRL Commuter Line jalur hijau (Tanah Abang-Rangkasbitung) menunggu perjalanan kereta yang mengalami gangguan operasional di Stasiun Tanah Abang. (Foto: Antara)

Nusantara

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

SENIN, 04 MEI 2026 | 23:20 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Selama tiga jam operasional perjalanan KRL Commuter Line Rangkasbitung (green line-jalur commuter line relasi Tanah Abang–Rangkasbitung) lumpuh akibat percikan api yang terjadi tiang Listrik Aliran Atas (LAA) pada Senin sore, 4 Mei 2026.

Imbas insiden itu, sejumlah stasiun mengalami penumpukan penumpang terutama di Stasiun Tanah Abang hingga Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan. 

Bahkan penumpang terpaksa turun dari kereta dan menunggu kepastian perjalanan.


Gangguan mulai terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, saat suplai listrik pada jalur tersebut dilaporkan terputus. Kondisi diperparah dengan adanya genangan banjir di sekitar Pondok Ranji yang turut menghambat perjalanan kereta.

Perjalanan Commuter Line lintas Rangkasbitung akhirnya dapat melintas kembali pada Senin malam, 4 Mei 2026. 

"Perjalanan Commuter Line, di lokasi genangan air perjalanannya masih dilakukan pembatasan kecepatan 5 Km/jam," ujar Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan di Jakarta.
 
Leza menjelaskan bahwa jalur tersebut mulai dinyatakan aman untuk dilintasi sejak pukul 20.06 WIB seiring dengan surutnya genangan air. 

Selain kendala banjir yang mulai teratasi, jaringan Listrik Aliran Atas  yang sebelumnya bermasalah kini telah kembali menyala. 

Meski demikian, pihak KAI Commuter tetap memberlakukan penyesuaian perjalanan berdasarkan kondisi faktual di lapangan demi menjamin keselamatan penumpang.

Saat ini, petugas gabungan masih disiagakan di lokasi untuk terus memantau ketinggian air dan memastikan keandalan sarana. KAI Commuter juga tengah fokus melakukan penguraian antrean perjalanan guna menormalisasi jadwal yang sempat terganggu akibat insiden tersebut.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Bukan Indonesia yang Bebaskan Flotilla dari Israel

Sabtu, 23 Mei 2026 | 01:30

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Asosiasi Dosen Tuntut Gaji Minimal Dua Kali Lipat UMP

Senin, 25 Mei 2026 | 12:20

Zulhas Jangan Limpahkan Salah Nama Desa ke Bawahan

Senin, 25 Mei 2026 | 12:19

Fraksi Gerindra Apresiasi Pemulangan 9 WNI, Sebut Bukti Efektivitas Diplomasi RI

Senin, 25 Mei 2026 | 12:04

Dolar Kabur, Mafia Makmur

Senin, 25 Mei 2026 | 12:00

Rencana Jokowi Keliling Indonesia Diduga Terkait Dinamika Politik 2029

Senin, 25 Mei 2026 | 11:55

Kiai Imam Jazuli Perkuat Inovasi Pesantren Lewat Workshop Nasional

Senin, 25 Mei 2026 | 11:52

Pengamat Soroti Dampak Zulhas Salah Informasi ke Presiden

Senin, 25 Mei 2026 | 11:44

GOR Tri Lomba Juang Bakal Direhabilitasi Standart World Athletics Certification System

Senin, 25 Mei 2026 | 11:41

Awal Pekan, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp81 Ribu per Kg

Senin, 25 Mei 2026 | 11:39

LOFF 2026 Dorong Kota Semarang Jadi Pusat Ekosistem Sinema Dunia

Senin, 25 Mei 2026 | 11:31

Selengkapnya