Berita

Ketua Umum SOKSI Mukhamad Misbakhun (tengah) Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin, 4 Mei 2026. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

SOKSI Siap Gelar Rakernas dan Rapimnas Bandung, Ini yang Dibahas

SENIN, 04 MEI 2026 | 16:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), salah satu organisasi pendiri Partai Golkar akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas I) dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas I) Tahun 2026.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 15-17 Mei 2026 di Bandung, Jawa Barat.

Ketua Umum Depinas SOKSI, Mukhamad Misbakhun, mengatakan persiapan agenda tersebut telah dibahas dalam rapat pleno ketiga pengurus Depinas SOKSI tahun 2026.


“Hari ini kita pengurus Depinas SOKSI mengadakan rapat pleno yang ketiga di tahun 2026 dalam rangka persiapan untuk Rapimnas dan Rakernas SOKSI yang akan diselenggarakan tanggal 15, 16, dan 17 Mei di Bandung, Jawa Barat,” ujarnya dalam jumpa pers di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin, 4 Mei 2026.

Ia menambahkan, Rapimnas nantinya juga direncanakan mengundang Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

Selain itu, kata Misbakhun, Rakernas dan Rapimnas digelar sebagai bagian dari konsolidasi internal sekaligus menyusun program kerja Depinas SOKSI periode 2025–2030.

“Kami harus mempunyai panduan yang ditetapkan dalam sebuah rapat pimpinan nasional,” jelasnya.

Selain agenda internal, SOKSI juga menyoroti berbagai kebijakan pemerintah terutama terkait harga BBM bersubsidi. Dalam rapat pleno, Soksi menilai langkah pemerintah mempertahankan harga BBM bersubsidi merupakan keputusan tepat.

“Bahwa apa yang diputuskan pemerintah terkait dengan mempertahankan harga BBM bersubsidi itu merupakan sebuah keputusan terbaik untuk menjaga daya beli masyarakat, untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional, dan untuk menjaga bahwa masyarakat kecil harus terlindungi daya belinya dari gejolak kenaikan harga minyak yang terjadi saat ini,” kata Ketua Komisi XI DPR RI Fraksi Golkar ini.

Selain itu, Misbakhun juga menegaskan bahwa SOKSI akan memberikan dukungan terhadap kebijakan subsidi energi, pangan, hingga LPG akan menjadi bagian dari rekomendasi SOKSI dalam forum nasional tersebut. 

Terlebih, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia merupakan Menteri ESDM di Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto. 

“Sehingga kita akan memberikan dukungan-dukungan politik yang kuat kepada semua kebijakan pemerintah terkait dengan subsidi, baik itu subsidi energi, subsidi pangan, dan kemudian yang terkait dengan LPG bahwa langkah-langkah tersebut perlu diberikan dukungan yang kuat dalam rangka memberikan sebuah penguatan kebijakan,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya