Berita

Anggota MPR RI dari Fraksi PKS, Aboe Bakar Alhabsyi (Foto: Dokumen pribadi)

Politik

79 Tahun PII, MPR: Refleksi Ideologi Pelajar di Era Disrupsi

SENIN, 04 MEI 2026 | 12:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Momentum Hari Bangkit (HARBA) Pelajar Islam Indonesia (PII) yang diperingati setiap 4 Mei sedianya dijadikan ajang refleksi ideologis bagi kader pelajar Islam di tengah derasnya arus disrupsi zaman.

Menurut Anggota MPR RI dari Fraksi PKS, Aboe Bakar Alhabsyi, HARBA bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi titik evaluasi apakah ideologi yang diwariskan para pendiri organisasi masih hidup dan membumi dalam diri kader saat ini. 

Ia menilai, perubahan teknologi, informasi, dan budaya yang berlangsung cepat telah menggeser cara berpikir generasi muda, bahkan memengaruhi cara mereka memaknai hidup.


“Disrupsi bukan hanya soal digitalisasi, tetapi juga pergeseran nilai dan cara pandang. Dalam situasi seperti ini, ideologi tidak boleh hanya menjadi hafalan dalam forum kaderisasi, melainkan harus menjadi kompas yang menuntun arah gerak,” ujarnya dalam keterangannya, Senin, 4 Mei 2026.

Aboe Bakar mengingatkan, sejak berdiri pada 1947, PII hadir bukan hanya sebagai organisasi pelajar, tetapi juga sebagai gerakan ideologis yang membawa misi membentuk pelajar Muslim yang berkepribadian Islam, berilmu, serta berperan aktif bagi umat dan bangsa. 

Ideologi PII, kata dia, merupakan sintesis antara keislaman, keindonesiaan, dan kepelajaran yang harus terus dijaga lintas generasi.

Ia menilai tantangan yang dihadapi pelajar saat ini berbeda dengan masa lalu. Jika dahulu perjuangan dihadapkan pada kolonialisme fisik, kini generasi muda menghadapi “kolonialisme gaya hidup”, pemikiran instan, serta krisis makna akibat banjir informasi tanpa filter.

“Generasi pelajar hari ini dihadapkan pada budaya serba cepat tanpa kedalaman. Mereka berisiko menjadi penikmat zaman, bukan penggerak perubahan,” kata Legislator PKS ini.

Dalam konteks tersebut, Aboe Bakar menekankan bahwa proses kaderisasi PII harus bertransformasi tanpa kehilangan substansi. 

Ia merinci tiga hal penting dalam mewariskan ideologi PII di era disrupsi. Pertama, internalisasi nilai, yakni ideologi harus tercermin dalam perilaku kader, bukan sekadar tertulis dalam dokumen. 

Kedua, adaptasi metode, di mana kaderisasi harus memanfaatkan ruang digital sebagai ladang dakwah baru. 

Ketiga, penguatan visi peradaban, dengan mendorong kader untuk berpikir jauh ke depan dan mampu merumuskan arah peradaban.

“HARBA adalah panggilan untuk bangkit dalam kesadaran, pemikiran, dan aksi. Ideologi yang tidak diwariskan akan pudar, dan organisasi tanpa ideologi akan kehilangan arah,” tegasnya.

Aboe Bakar pun mengajak seluruh kader PII untuk menjadikan peringatan Hari Bangkit sebagai momentum meneguhkan kembali semangat perjuangan dan relevansi organisasi di tengah perubahan zaman.

“Pertanyaannya sederhana, apakah kita hanya menjadi pewaris nama atau benar-benar menjadi penerus perjuangan. Jika ideologi itu hidup, maka PII akan tetap relevan. Jika tidak, disrupsi akan menggilas tanpa ampun,” pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya