Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Rencana Project Freedom AS Redam Harga Minyak Dunia

SENIN, 04 MEI 2026 | 11:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia turun setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa Amerika akan membantu membebaskan kapal-kapal yang terjebak di Selat Hormuz lewat operasi Project Freedom.

Dikutip dari Reuters, Senin 4 Mei 2026, harga minyak mentah Brent tercatat turun menjadi sekitar 107 Dolar AS per barel, sementara minyak mentah AS jenis West Texas Intermediate (WTI) berada di kisaran 101 Dolar AS per barel.

Dalam pernyataannya, Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat akan mengawal kapal-kapal yang terjebak agar bisa kembali beroperasi dengan aman.


“Kami akan memandu kapal-kapal mereka dengan aman keluar dari jalur perairan terlarang ini, sehingga mereka dapat kembali menjalankan bisnis," ujar Trump.

Meski demikian, harga minyak masih bertahan di atas 100 Dolar AS per barel karena ketegangan antara AS dan Iran belum menemukan titik terang. Negosiasi yang berlangsung sepanjang akhir pekan dilaporkan berjalan buntu, dengan kedua pihak tetap bersikeras pada posisi masing-masing.

Situasi ini membuat lalu lintas kapal di Selat Hormuz masih terbatas, sehingga pasokan minyak global tetap terganggu. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan utama mengapa harga minyak belum turun lebih dalam meskipun ada upaya dari AS.

Di sisi lain, OPEC+ juga mengumumkan rencana untuk kembali menaikkan produksi minyak pada Juni mendatang. Kenaikan ini menjadi yang ketiga sejak penutupan Selat Hormuz, namun dampaknya diperkirakan belum signifikan karena gangguan pasokan akibat konflik masih berlangsung.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Bukan Indonesia yang Bebaskan Flotilla dari Israel

Sabtu, 23 Mei 2026 | 01:30

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Asosiasi Dosen Tuntut Gaji Minimal Dua Kali Lipat UMP

Senin, 25 Mei 2026 | 12:20

Zulhas Jangan Limpahkan Salah Nama Desa ke Bawahan

Senin, 25 Mei 2026 | 12:19

Fraksi Gerindra Apresiasi Pemulangan 9 WNI, Sebut Bukti Efektivitas Diplomasi RI

Senin, 25 Mei 2026 | 12:04

Dolar Kabur, Mafia Makmur

Senin, 25 Mei 2026 | 12:00

Rencana Jokowi Keliling Indonesia Diduga Terkait Dinamika Politik 2029

Senin, 25 Mei 2026 | 11:55

Kiai Imam Jazuli Perkuat Inovasi Pesantren Lewat Workshop Nasional

Senin, 25 Mei 2026 | 11:52

Pengamat Soroti Dampak Zulhas Salah Informasi ke Presiden

Senin, 25 Mei 2026 | 11:44

GOR Tri Lomba Juang Bakal Direhabilitasi Standart World Athletics Certification System

Senin, 25 Mei 2026 | 11:41

Awal Pekan, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp81 Ribu per Kg

Senin, 25 Mei 2026 | 11:39

LOFF 2026 Dorong Kota Semarang Jadi Pusat Ekosistem Sinema Dunia

Senin, 25 Mei 2026 | 11:31

Selengkapnya