Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Variatif Pantau Rencana Project Freedom AS di Selat Hormuz

SENIN, 04 MEI 2026 | 08:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia Dibuka cukup beragam dengan mayoritas menguat pada pembukaan Senin, 4 Mei 2026. 

Pergerakan variatif terjadi di tengah laporan terbaru terkait meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Rencana Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz melalui misi yang disebut “Proyek Freedom” ikut memengaruhi sentimen investor global. 

Presiden AS, Donald Trump, menyatakan bahwa AS akan berupaya “membebaskan” kapal-kapal sipil yang terjebak agar dapat kembali beroperasi secara normal melalui operasi tersebut.


Dikutip dari CNBC International, Indeks KOSPI Korea Selatan melonjak sekitar 2,51 persen ke level 6.764,38 dan mencetak rekor baru, melanjutkan tren kenaikan kuat sepanjang April. 

Di Jepang, indeks Nikkei 225 juga naik tipis 0,38 persen, meskipun aktivitas pasar terbatas karena libur nasional.

Di wilayah lain, indeks Shanghai Composite menguat tipis sekitar 0,11 persen, mencerminkan sikap hati-hati investor di tengah ketidakpastian global. Sementara indeks S&P/ASX 200 di Australia justru melemah sekitar 0,48 persen.

Pasar Hang Seng Index di Hong Kong dan NIFTY 50 di India sempat berada di tengah sesi perdagangan (jeda makan siang), namun kontrak berjangka Hang Seng mengindikasikan potensi penguatan terbatas.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya