Berita

Pelantikan Keluarga Alumni Universitas Pancasila (KAUP) Komisariat Fakultas Hukum Universitas Pancasila (FHUP). (Foto: Istimewa)

Politik

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

SABTU, 02 MEI 2026 | 20:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Keluarga Alumni Universitas Pancasila (KAUP) Komisariat Fakultas Hukum Universitas Pancasila (FHUP) resmi melantik kepengurusan periode 2026-2030.

Ketua Umum KAUP FHUP periode 2026-2030, Sayuti Abubakar usai dilantik, menyampaikan organisasi paguyuban tidak pernah benar-benar ideal. 

Namun, menurutnya, ukuran keberhasilan bukan pada kesempurnaan struktur, melainkan pada dampak nyata yang dihasilkan.


“Paguyuban itu tidak ada yang ideal. Tapi yang terpenting adalah bagaimana kita membangun koneksi,” ujar Sayuti dalam sambutannya, Sabtu 2 Mei 2026.

Dalam kerangka besar, kata dia, KAUP FHUP diposisikan sebagai platform penghubung bukan sekadar wadah administratif yang mampu mengorkestrasi kolaborasi antaralumni lintas generasi dan profesi.

Sayuti menekankan bahwa alumni Fakultas Hukum memiliki tanggung jawab kolektif untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang hukum. 

“Kita akan dorong pelatihan, pendidikan, dan edukasi yang relevan, agar para alumni baik yang sudah menjadi jaksa, hakim, maupun profesi hukum lainnya dapat menjalankan tugasnya dengan integritas dan keteguhan,” jelasnya.

Fokus utama dalam waktu dekat diarahkan pada lulusan baru. Menurut Sayuti, fase transisi dari kampus ke dunia kerja adalah titik kritis yang membutuhkan intervensi nyata, bukan sekadar wacana.

“Tapi sebelum itu, kita harus membangun karakter. Harus ada template yang jelas bagaimana pola pembinaan, bagaimana program kerjanya supaya semua berjalan terstruktur,” pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya