Berita

Pegawai PT PLN (Persero) bersama para petani lokal memamerkan hasil panen ceri merah Kopi Tiom di dalam fasilitas dome (kubah) penjemuran di Distrik Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan. (Foto: Dok. PLN)

Bisnis

Program PLN Peduli Antar Aroma Kopi Tiom Tembus Pasar Nasional

SABTU, 02 MEI 2026 | 17:44 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Aroma khas kopi meruak di atas dataran tinggi Bumi Cenderawasih, memantik senyum merekah para petani dari Distrik Tiom, Lanny Jaya, Papua Pegunungan.

Kopi Tiom yang kini namanya semakin harum di pasar kopi nasional, telah berhasil menjadi komoditas unggulan dan penggerak ekonomi baru masyarakat wilayah pegunungan tersebut.

Melalui program pemberdayaan PT PLN (Persero), produktivitas dan kualitas Kopi Tiom meningkat signifikan. 


PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIW PPB) secara konsisten mendampingi kelompok tani, mulai dari perbaikan proses budidaya hingga pascapanen. Salah satu terobosan kunci adalah pembangunan dome pengering biji kopi yang mampu memastikan kualitas tetap terjaga tanpa bergantung pada cuaca.

Hasilnya, waktu pengeringan yang sebelumnya memakan hingga satu bulan kini dapat dipangkas menjadi hanya 14 hari. Risiko gagal panen menurun drastis, sementara nilai jual kopi meningkat berkat kualitas yang lebih terstandarisasi.

Ketua Kelompok Tani 1 Tiom, Moses Yigibalom berterima kasih atas peran PLN yang telah mendampingi petani kopi di Kabupaten Lanny Jaya. Dirinya bersyukur upaya yang dilakukan mulai berbuah manis.

"Dulu kami cemas setiap kali hujan datang. Kopi bisa rusak, bahkan tidak laku. Sekarang, dengan pendampingan dan dome dari PLN, kualitas kopi terjaga, harga naik, dan penghasilan kami bisa meningkat hingga tiga kali lipat," ujar Moses dalam keterangan tertulis, Sabtu 2 Mei 2026.

Sementara Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa mandat PLN kini melampaui dari sekadar menerangi rumah-rumah warga. 

Melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), kata dia, PLN berkomitmen hadir sebagai enabler atau pemacu pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.

"Inilah bentuk creating shared value yang kami dorong bukan hanya memberi manfaat, tetapi juga menggerakkan ekonomi secara berkelanjutan," ujar Darmawan.

Keberhasilan program ini turut mengantarkan PLN UIW PPB meraih penghargaan Platinum Alignment pada Nusantara CSR Awards (NCSRA) 2026. Program ini dinilai mampu mengubah pendekatan bantuan menjadi investasi sosial yang terukur dan berdampak langsung.

Dengan skor 2,76 pada Corporate Economic Protection Index (CEPI), setiap Rp1 dana TJSL yang digelontorkan PLN mampu menciptakan nilai ekonomi hingga hampir tiga kali lipat bagi masyarakat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya