Berita

Ilustrasi

Politik

Hardiknas 2026, Pendidikan di Daerah Kepulauan Masih Timpang

SABTU, 02 MEI 2026 | 17:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi sorotan DPR, terutama terkait ketimpangan pendidikan yang masih terjadi di wilayah kepulauan.

Anggota Komisi V DPR, Saadiah Uluputty, menegaskan bahwa momentum Hardiknas harus menjadi refleksi serius atas belum meratanya kualitas pendidikan, khususnya di daerah kepulauan seperti Maluku.

Menurutnya, akses pendidikan layak masih menjadi tantangan besar bagi anak-anak di pulau-pulau kecil, mulai dari keterbatasan tenaga pengajar hingga minimnya fasilitas belajar.


“Ini menjadi refleksi penting bahwa pendidikan memiliki hubungan erat dengan kesejahteraan masyarakat. Banyak orang tua bekerja keras sebagai nelayan, petani, pedagang kecil, buruh pelabuhan, dan pekerja lainnya demi memastikan anak-anak mereka tetap bisa sekolah,” kata Saadiah dalam keterangannya, 2 Mei 2026.

Atas dasar itu, Legislator PKS ini menegaskan bahwa pendidikan harus menjadi jembatan yang mampu menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda.

Dia menyebutkan, setiap anak memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas serta peluang meraih masa depan lebih baik.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Saadiah juga mengingatkan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi era digital, termasuk kehadiran Artificial Intelligence yang kini mulai mengubah berbagai sektor kehidupan.

“Generasi muda harus terus meningkatkan kemampuan, kreativitas, dan keterampilan agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman,” ucap Saadiah.

“Begitu pula para orang tua, guru, dan masyarakat perlu terus membuka diri terhadap perkembangan teknologi agar tidak tertinggal,” imbuhnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya