Berita

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Libur Panjang, Penumpang Whoosh Tembus 21.900 dalam Sehari

SABTU, 02 MEI 2026 | 15:29 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) mencatat jumlah penumpang Whoosh melonjak selama periode long weekend Hari Buruh atau May Day. Kenaikan ini mencapai sekitar 15 persen dibandingkan dengan rata-rata akhir pekan biasa.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengungkapkan bahwa pada Jumat 1 Mei 2026, jumlah penumpang menyentuh angka 21.900 orang. 

Menurut Eva, tingginya minat masyarakat membuat tiket keberangkatan dari Stasiun Halim sejak pagi hingga sore hari habis terjual.


Memasuki Sabtu, 2 Mei 2026, penjualan tiket hingga siang hari telah menembus sekitar 10 ribu. Sepanjang hari ini, jumlah penumpang diperkirakan kembali berada di kisaran 22 ribu orang.

"Volume penumpang hari ini masih tinggi, didominasi oleh perjalanan dari Jakarta menuju Bandung," Eva dalam keterangan tertulis, Sabtu 2 Mei 2026.

Melihat tren tersebut, KCIC mengingatkan masyarakat agar mengatur rencana perjalanan lebih matang, terutama pada periode libur panjang.

“KCIC mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta segera melakukan pemesanan tiket lebih awal, mengingat pada periode libur panjang tiket di jam-jam favorit cenderung lebih cepat habis,” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya