Berita

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf. (Foto: RMOL)

Politik

Jelang Muktamar, Ketum PBNU Mulai Blusukan di Jabar Selatan

LAPORAN: JAYADI SUPRIYADIN*
JUMAT, 01 MEI 2026 | 21:34 WIB

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf atau yang biasa dipanggil Gus Yahya mulai blusukan di wilayah Jawa Barat, terutama Pengurus Cabang (PC) Jabar Selatan.

Safari ini dilakukan Gus Yahya menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar tahun ini. 

Selain mengunjungi para kiai sepuh dan pengurus PCNU di Jabar Selatan, kakak kandung mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas itu, terus melaksanakan safari politik merapatkan barisan menjelang hajat akbar lima tahunan warga Nahdliyin itu.


“Jelas kita ingin pertama konsolidasi dengan PCNU Garut ini dan juga menghadap para kiai sepuh yang ada di Garut,” ujar Gus Yahya di Kantor PCNU Garut, Jawa Barat, Jumat 1 Mei 2026.

Menurutnya, rencana Muktamar PBNU tahun ini harus dipersiapkan dengan matang, termasuk menyosialisasikan tahapan persiapan forum tertinggi NU tersebut. 

"Persiapan muktamar sedang dilakukan secara sangat intensif oleh PBNU. Mudah-mudahan bisa terlaksana dengan baik,” ujar dia.

Menurutnya, rangkaian safari ini merupakan bagian dari upaya PBNU dalam memberikan pemahaman kepada pengurus cabang terkait persiapan Muktamar, termasuk meminta mereka berperan aktif membantu masyarakat dalam mengatasi berbagai persoalan sosial ke depan.

"Kami berharap PCNU Garut mampu berperan aktif membantu masyarakat menghadapi berbagai tantangan sosial dan ekonomi," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, dia menyinggung kondisi global saat ini yang tengah tidak menentu, akibat konflik Iran-Amerika dan Israel, yang berdampak pada situasi dunia, termasuk Indonesia.

Namun, Indonesia ujar dia, dinilai masih berada dalam posisi yang relatif lebih baik dibanding sejumlah negara lain karena pasokan energi yang masih terjaga. 

"Insya Allah kita siap, NU beserta warganya juga siap untuk hadir, untuk bisa berkhidmat membantu masyarakat,” katanya.

Ihwal waktu dan lokasi pelaksanaan Muktamar ke-35 NU yang diprediksi bakal dilangsungkan Agustus mendatang, Gus Yahya menyatakan seluruh tahapan pelaksanaan muktamar, diserahkan pada pembahasan forum Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Kombes). 

"Insya Allah seluruh tahapan Munas dan Kombes akan segera kita laksanakan dalam waktu dekat," ujar dia.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Garut, Atjeng Abdul Wahid, mengapresiasi kunjungan orang nomor satu di jajaran Tanfidziyah PBNU itu ke Garut. 

"Kami PCNU Kabupaten Garut merasa bangga, bahagia, bergembira atas kedatangannya karena memang PBNU melihat kondisi Garut sendiri termasuk cabang NU-nya,” pungkasnya.

*Kontributor Garut

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya