Berita

Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul dan Menteri Luar Negeri Maroko Nasser Bourita (Foto: MWN)

Politik

Jerman Pertegas Dukungan untuk Otonomi Sahara Maroko

JUMAT, 01 MEI 2026 | 16:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Jerman kembali mempertegas dukungannya terhadap inisiatif otonomi Sahara di bawah kedaulatan Maroko sebagai inti penyelesaian sengketa regional yang telah berlarut-larut. 

Penegasan tersebut tertuang dalam deklarasi bersama Menteri Luar Negeri Maroko Nasser Bourita dan Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul di Rabat, Kamis, 30 April 2026.

Dalam forum strategis itu, Berlin menegaskan kembali sentralitas pendekatan otonomi di bawah kedaulatan Maroko serta komitmennya untuk menyesuaikan langkah diplomatik dan ekonomi berdasarkan posisi tersebut.


Republik Federal Jerman juga menyambut Resolusi 2797 Dewan Keamanan PBB yang menyatakan bahwa otonomi sejati di bawah kedaulatan Maroko dapat mewakili solusi yang paling layak bagi penyelesaian masalah regional terkait Sahara Maroko.

"Jerman menganggap rencana otonomi yang diajukan oleh Maroko sebagai dasar yang serius dan kredibel untuk negosiasi menuju penyelesaian yang adil, langgeng, dan saling dapat diterima atas sengketa regional ini," isi deklarasi tersebut. 

Jerman juga menyampaikan dukungan penuh dan tak tergoyahkan kepada Sekretaris Jenderal PBB beserta Utusan Pribadinya dalam menjalankan serta memfasilitasi proses negosiasi berdasarkan rencana otonomi Maroko.

Dalam deklarasi itu pula, Berlin menyambut kesiapan Maroko untuk menjelaskan lebih lanjut bentuk konkret otonomi di bawah kedaulatan nasionalnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya