Berita

Suasana aksi demonstrasi buruh di depan gedung DPR (RMOL/Faisal Aristama)

Politik

May Day 2026, Ratusan Massa Buruh Demo di DPR Menuntut Hal Ini!

JUMAT, 01 MEI 2026 | 11:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ratusan massa buruh dari berbagai elemen menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta, pada Jumat, 1 Mei 2026. 

Pantauan RMOL di lokasi, sejumlah elemen massa buruh dari Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI), hingga Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA) masih berorasi menyampaikan aspirasinya. 

Pada May Day 2026 ini, massa buruh membawa sejumlah tuntutan antara lain memperjuangkan upah layak, hidup layak dengan menghapus sistem kerja kontrak alih daya atau outsourcing. 


“Lawan kapitalisme, imperialisme, militerisme. Wujudkan kerja layak, upah layak, hidup layak dengan menghapus sistem kerja kontrak, alih daya (outsourcing), dan magang,” tegas Ketua Umum KASBI, Nining Elitos, kepada RMOL.

Ia juga menuntut pemerintah dan DPR segera melahirkan undang-undang yang berpihak kepada buruh serta menghentikan penggusuran tanah rakyat.

“Pendidikan dan kesehatan gratis untuk rakyat, hentikan PHK semena-mena, serta hentikan teror dan kriminalisasi terhadap gerakan rakyat,” kata Nining.

Selain itu, KASBI, kata Nining, mendesak perlindungan bagi buruh migran dan pekerja rumah tangga, serta meminta pemerintah menurunkan harga kebutuhan pokok.

“Lindungi buruh migran dan pekerja rumah tangga, turunkan harga kebutuhan pokok, nasionalisasi aset strategis nasional untuk kepentingan rakyat,” tegasnya.

Dalam tuntutan lainnya, KASBI juga menyoroti isu kekerasan terhadap perempuan.

“Hentikan kekerasan dan pelecehan terhadap perempuan,” pungkasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya