Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

IHSG Sepekan Anjlok Nyaris 3 Persen ke Level 6.900

JUMAT, 01 MEI 2026 | 10:26 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pasar saham domestik mengakhiri perdagangan sepanjang 27–30 April 2026 dengan kinerja negatif selama sepekan. 

Sejumlah indikator utama di Bursa Efek Indonesia (BEI) kompak melemah, mencerminkan tekanan yang cukup kuat di tengah pergerakan pasar yang fluktuatif selama sepekan.

Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, menjelaskan bahwa pelemahan paling terlihat terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terkoreksi cukup dalam dibandingkan posisi penutupan pekan sebelumnya.


“Perubahan terjadi pada pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan sebesar 2,42 persen sehingga ditutup pada level 6.956,804, dari posisi 7.129,490 pada pekan lalu,” ujar Kautsar dalam keterangan resminya, Jumat 1 Mei 2026.

Koreksi IHSG tersebut turut menyeret turun kapitalisasi pasar. Dalam periode yang sama, nilai kapitalisasi BEI menyusut 2,78 persen menjadi Rp12.382 triliun, dari sebelumnya Rp12.736 triliun.

Aktivitas perdagangan juga ikut melandai. Rata-rata nilai transaksi harian tercatat turun 6,81 persen menjadi Rp18,27 triliun sepanjang pekan ini.

Pelemahan lebih dalam tampak pada sisi aktivitas transaksi. Rata-rata volume harian anjlok 17,32 persen menjadi 37,11 miliar saham, sementara frekuensi transaksi ikut turun 15,02 persen menjadi 2,34 juta kali.

Di sisi lain, tekanan dari investor asing masih membayangi pasar. Pada penutupan perdagangan terakhir pekan ini, investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp1,486 triliun.

"Sepanjang 2026 ini, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp49,874 triliun," tambah Kautsar.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya