Berita

Ilustrasi (Imagined by Babbe)

Bisnis

Bursa Eropa

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

JUMAT, 01 MEI 2026 | 07:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa ekuitas Eropa mencatat lonjakan signifikan pada penutupan perdagangan Kamis dengan indeks pan-Eropa STOXX 600 melesat 1,38 persen ke level 611,28. 

Kenaikan ini sekaligus mengukuhkan posisi April sebagai bulan terbaik dalam setahun terakhir lewat pertumbuhan sebesar 4,8 persen. 

Sentimen positif ini didorong oleh laporan laba perusahaan yang melampaui ekspektasi serta meredanya ketegangan geopolitik, meskipun harga minyak yang masih bertengger di atas 100 Dolar AS per barel tetap membayangi prospek inflasi dan kebijakan suku bunga Bank Sentral Eropa ke depan.


Kekuatan pasar kali ini dimotori oleh sektor kesehatan dan industri yang masing-masing melejit lebih dari dua persen. Saham raksasa farmasi seperti Novo Nordisk dan AstraZeneca menjadi penopang utama, diikuti oleh Rolls-Royce yang melonjak 7,6 persen berkat proyeksi laba yang solid. 

Di Jerman, Puma turut memberikan kejutan positif dengan saham yang melesat 5,3 persen setelah melaporkan penjualan melampaui estimasi pasar. Ini membantu indeks DAX melompat 1,41 persen menjadi 24.292,38, mengikuti jejak FTSE 100 Inggris yang melambung lebih tinggi sebesar 1,62 persen ke posisi 10.378,82.

Namun, penguatan pasar tidak terjadi secara merata di semua lini. Sektor perbankan zona Euro justru ditutup melemah tipis akibat lesunya aktivitas perdagangan pada bank-bank besar Prancis seperti BNP Paribas dan Societe Generale. 

Tekanan paling tajam dialami oleh Universal Music Group yang sahamnya anjlok 8,1 persen setelah melaporkan penurunan pendapatan dan rencana penjualan saham Spotify. 

Meski terdapat beberapa koreksi di sektor media dan perbankan, optimisme terhadap pertumbuhan laba korporasi yang kini diproyeksikan mencapai 6,9 persen tetap menjaga bursa Eropa tetap dominan di zona hijau.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya