Berita

(Foto: Dok. PTPN IV PalmCo)

Nusantara

Hilirisasi Tahap II Dimulai

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

KAMIS, 30 APRIL 2026 | 22:15 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah memulai babak baru program hilirisasi nasional. Sebanyak 13 proyek strategis dengan nilai investasi sekitar Rp116 triliun resmi memasuki tahap pembangunan pada tahun ini. 

Peresmian groundbreaking Danantara Fase II 2026 dilakukan Presiden Prabowo Subianto di Cilacap, Jawa Tengah. 

Program ini juga ditopang konsolidasi pembiayaan melalui Danantara. 


CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyebutkan bahwa pihaknya berfokus mengoptimalkan aset strategis BUMN agar proyek hilirisasi memiliki fondasi pendanaan yang kuat.

Menurut Rosan, sinergi antar-lembaga menjadi kunci agar proyek berskala besar tersebut berjalan terukur sekaligus memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan.

Di sektor perkebunan, implementasi hilirisasi tahap kedua mulai terlihat melalui pembangunan fasilitas pengolahan kelapa sawit di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. 

Proyek ini digarap oleh PTPN IV PalmCo sebagai bagian dari transformasi industri sawit nasional.

Direktur Bisnis PTPN III (Persero), Ryanto Wisnuardhy, mengatakan bahwa pengembangan industri turunan sawit menjadi langkah penting untuk mengurangi ketergantungan impor energi, khususnya bahan bakar solar.

“Kebutuhan solar kita masih sangat besar. Melalui biodiesel berbasis sawit, kita berupaya memperkuat pasokan dari dalam negeri,” ujar Ryanto dalam keterangan tertulis, Kamis 30 April 2026..

Kebutuhan tersebut diperkirakan meningkat seiring rencana implementasi program campuran biodiesel B50 dalam waktu dekat.

Secara teknis, fasilitas yang dibangun di Sei Mangkei mencakup industri pangan dan energi dalam satu kawasan terpadu. 

Terpisah, Direktur PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa menjelaskan bahwa pabrik oleofood akan memproduksi margarin dan shortening dengan kapasitas 35.000 ton per tahun, serta cocoa butter substitusi sekitar 25.000 ton per tahun.

Selain itu, pabrik biodiesel berkapasitas 450.000 ton per tahun juga tengah dibangun dan ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada 2028.

Menurut Jatmiko, pengolahan produk sawit di dalam negeri mampu meningkatkan nilai tambah secara signifikan dibandingkan penjualan bahan mentah. 

“Jika diolah, nilai ekonominya bisa meningkat hingga belasan kali lipat,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Persib Naik Peringkat Usai Tahan Imbang Dewa United

Senin, 12 Oktober 2026 | 02:20

Menata Kembali Pendidikan Kita

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:58

Koperasi di Bima Sukses Produksi Garam Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:35

Golkar Perkenalkan Sistem Dapil Nasional, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 | 01:15

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Paradoks Kebijakan Pertahanan Negara

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:48

Baintelkam Polri Alami Perombakan di Era Suyudi

Senin, 12 Oktober 2026 | 00:20

Taruna Merah Putih Gelar Taman Talks Kupas Masa Depan Kerja di Era AI

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:45

Polemik Revitalisasi Taman Coatesville, Warga Protes Bangunan 480 Meter Persegi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:33

Pangandaran Run 2026 Rajut Kebersamaan TNI dan Rakyat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:18

Manggala Agni Turun Tangan Padamkan Karhutla yang Mendekati Permukiman

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:07

Selengkapnya