Berita

Presiden Direktur Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin (Foto: Istimewa)

Bisnis

Industri Asuransi Syariah Tumbuh 13 Persen, Minat Masyarakat Kian Meningkat

KAMIS, 30 APRIL 2026 | 15:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Prinsip ekonomi syariah kini bukan lagi sekadar tren, melainkan telah menjadi bagian dari gaya hidup. Kesadaran masyarakat untuk memproteksi diri melalui konsep saling melindungi (ta’awun) pun menunjukkan peningkatan signifikan.

Hal ini tercermin dari kinerja industri asuransi jiwa syariah yang mencatat pertumbuhan dua digit sepanjang 2025. Capaian tersebut sejalan dengan performa positif Prudential Syariah, yang berhasil menempatkan diri sebagai pemimpin di industri ini.

Dengan penguasaan lebih dari seperlima pangsa pasar nasional, pencapaian tersebut menunjukkan semakin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan risiko yang transparan dan sesuai prinsip syariat.


Secara industri, minat publik terhadap asuransi syariah memang tengah meningkat. Hal ini terlihat dari puluhan juta peserta yang kini telah mempercayakan perlindungan jiwa mereka pada skema syariah.

Di sisi lain, terdapat fakta menarik: tingkat pemahaman masyarakat Indonesia mengenai keuangan syariah melonjak tajam dalam dua tahun terakhir. Jika sebelumnya hanya sebagian kecil yang memahami, kini hampir separuh populasi sudah melek finansial syariah. Namun, peningkatan pemahaman ini belum sepenuhnya diikuti dengan kepemilikan polis, karena tingkat penetrasinya masih relatif rendah.

Kesenjangan antara literasi dan kepemilikan ini justru membuka peluang besar. Dengan masih banyaknya rumah tangga yang membutuhkan perlindungan optimal, potensi pertumbuhan industri asuransi syariah dinilai masih sangat luas.

Presiden Direktur Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin, menegaskan bahwa posisi sebagai pemimpin pasar merupakan sebuah amanah.

“Posisi kami sebagai pemimpin pasar mencerminkan kepercayaan yang terus tumbuh dari masyarakat. Fokus kami adalah memastikan pertumbuhan ini tetap relevan dengan kebutuhan pasar, memperluas akses perlindungan, sekaligus menjaga kualitas layanan,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Kamis 30 April 2026.

Ke depan, Prudential Syariah tidak hanya berfokus pada pertumbuhan angka, tetapi juga berkomitmen menghadirkan solusi perlindungan yang lebih sederhana, berkualitas, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, baik di perkotaan maupun di daerah.

Melalui sinergi dengan pemerintah dan berbagai pihak, perusahaan juga mendorong pemahaman bahwa asuransi syariah bukan sekadar produk keuangan, melainkan wujud kebersamaan dalam saling melindungi.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya