Berita

Proses evakuasi Taksi Green SM yang mengalami kecelakaan dengan KRL di lintasan sebidang Ampera, Bekasi Timur, Kota Bekasi, (Foto: RMOL/Jamaludin)

Politik

Legislator Gerindra: Cabut Izin Taksi Green SM!

KAMIS, 30 APRIL 2026 | 13:04 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tragedi kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Senin malam, 27 April 2026, yang menewaskan belasan orang dan melukai puluhan lainnya, disorot Anggota Komisi VI DPR RI, Fraksi Gerindra Kawendra Lukistian.

“Tragedi kecelakaan Kereta yang merenggut 15 nyawa dan melukai puluhan orang lainnya benar-benar memilukan hati kita. Insya Allah, para korban husnul khatimah dan yang terluka diberi kekuatan,” ujar Kawendra kepada wartawan, Kamis 30 April 2026.

Legislator Gerindra ini juga menyinggung perjalanan panjang transformasi layanan kereta di Jabodetabek yang menurutnya tidak seharusnya tercoreng oleh kelalaian pihak eksternal.


“Sebagai pengguna setia Kereta Jabodetabek di era 2006-2010, saya menyaksikan betapa panjang dan sulitnya transformasi yang telah dilakukan oleh PT KAI hingga menjadi seperti sekarang," kata Kawendra.

Lebih lanjut, Kawendra pun secara tegas menyoroti peran taksi Green SM dalam kejadian tersebut. 

Ia menyebut kendaraan tersebut diduga sebagai pemicu awal rangkaian kecelakaan beruntun Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur.

“Setelah mencermati fakta lapangan, saya menyoroti keterlibatan taksi hijau Green SM sebagai pemicu awal," kata Kawendra.

"Ini bukan sekadar insiden tunggal, sudah beberapa kali terhenti di perlintasan kereta api dan banyak aduan masyarakat terkait taksi ini,” sambungnya.

Atas dasar itu, Kawendra meminta pemerintah untuk mengambil langkah tegas terhadap operasional perusahaan taksi asal Vietnam tersebut.

“Rasanya tidak berlebihan bila kita meminta pemerintah untuk mengevaluasi dan mencabut izin operasional perusahaan taksi asal Vietnam tersebut,” pungkas Kawendra.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya