Berita

Representative Image (Foto: Express TV)

Dunia

Kanada Akui Inisiatif Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Kredibel

RABU, 29 APRIL 2026 | 21:47 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Kanada menegaskan pengakuannya terhadap rencana otonomi yang diajukan Maroko sebagai dasar penyelesaian adil dalam konflik regional terkait Sahara Barat.

Penegasan sikap itu dituangkan dalam percakapan via telepon antara Menteri Luar Negeri Kanada Anita Indira Anand dan Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Afrika, serta Ekspatriat Maroko Nasser Bourita, seperti dikutip Rabu, 29 April 2026. 

"Kanada menegaskan pengakuan terhadap rencana otonomi Maroko sebagai dasar untuk solusi yang dapat diterima bersama atas konflik regional terkait Sahara Maroko," bunyi pernyataan yang dirilis pemerintah Kanada.


Kanada juga menyoroti pentingnya isu Sahara bagi Maroko, seraya merujuk pada adopsi Resolusi Dewan Keamanan PBB 2797 pada 31 Oktober 2025 sebagai pijakan dalam menentukan langkah diplomatik selanjutnya.

Pemerintah Kanada menegaskan pentingnya tercapainya solusi politik yang permanen, adil, dan dapat diterima semua pihak sesuai Piagam PBB serta resolusi Dewan Keamanan terkait. 

Dalam konteks itu, proposal otonomi Maroko dinilai sebagai sebuah inisiatif serius dan kredibel dalam mencapai penyelesaian konflik yang adil dan langgeng.

Perubahan posisi diplomatik Kanada ini dinilai signifikan karena memperkuat dukungan internasional terhadap pendekatan Rabat dalam menyelesaikan sengketa Sahara, sekaligus membuka babak baru dalam hubungan bilateral kedua negara.

Pernyataan tersebut juga menjadi pengantar bagi kunjungan resmi Menteri Anand ke Maroko dalam beberapa pekan mendatang, yang disebut akan dimanfaatkan untuk membahas lebih lanjut hubungan kedua negara dan memperdalam diskusi tentang Sahara.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya