Berita

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi. (Foto: Dok. Kementerian PPPA)

Politik

Usulan Menteri PPPA Arifah Blunder!

RABU, 29 APRIL 2026 | 16:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Respons dari Menteri Koordinator Infrastruktur (Menko Infra) dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terhadap insiden kecelakaan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, menunjukkan cara berpikir yang bagus.

Berbeda dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Choiri Fauzi yang dinilai belum matang bahkan cenderung blunder. 

Menurut Analis Komunikasi Politik, Hendri Satrio atau Hensat, cara komunikasi AHY menyentuh persoalan menyeluruh yang menyangkut semua penumpang, bukan hanya perempuan. AHY pun mendorong evaluasi sistem keselamatan kereta secara komprehensif dan menegaskan bahwa keselamatan adalah hak semua orang tanpa terkecuali.


Hensat pun menilai framing AHY jauh lebih matang secara substansi. Alih-alih terjebak pada perdebatan soal posisi gerbong, ia melihat AHY langsung mengarahkan percakapan publik ke akar persoalan, yakni sistem keselamatan yang harus diperbaiki secara menyeluruh.

"Ini yang berbeda dan tak hanya sekedar simbolis, ketika pejabat publik mampu menempatkan isu pada kerangka yang benar itu artinya benar-benar merespons dengan orientasi menawarkan solusi," kata Hensat kepada wartawan, Rabu 29 April 2026.

Hensat menegaskan bahwa kesenjangan kualitas yang ia soroti bukan fenomena satu atau dua kasus. 

Menurutnya, hal itu adalah pola yang cukup terlihat saat ini, di mana jarak antara ekspektasi publik terhadap kepemimpinan pemerintahan dan realita kualitas komunikasi para pembantunya masih terlalu lebar untuk diabaikan.

"Quality gap ini kalau tidak segera dibenahi akan menjadi beban yang terus menumpuk," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Choiri Fauzi mengusulkan pemindahan gerbong wanita ke tengah rangkaian. Usulan itu dimaksudkan sebagai langkah mitigasi pascakecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. 

“Kami mengusulkan gerbong perempuan ditempatkan di bagian tengah,” kata Arifah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi, Selasa 28 April 2026.

Menurut Arifah, gerbong laki-laki dapat ditempatkan di bagian depan dan belakang rangkaian kereta. Usulan disampaikan Arifah setelah melihat komposisi korban perempuan dalam kecelakaan tersebut.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Sambut Wacana Revisi UU Tipikor, Komisi III DPR: Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32

Mahasiswa Bentangkan Poster Raksasa Tolak Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27

Asta Cita Sulit Berjalan Tanpa Stabilitas Keuangan dan Pemerintahan Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:22

Sahroni Minta Polisi Jaga Adik-adik Mahasiswa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:11

Mahasiswa Demo Mabes Polri, Jangan Kriminalisasi Pegawai PLN

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:57

Nasdem Bedah Pemikiran Bung Hatta untuk Perkuat Etika Politik

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:51

Koperasi Sawit Didorong Bangun Pabrik CPO hingga Kilang Minyak Goreng

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:45

Massa Tertahan di Depan Gedung UOB, Desak Polisi Buka Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:41

IHSG Menguat Tipis Usai RUPSLB BEI Setujui Dividen Rp1,56 T

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:24

Massa Berbaju Hitam Lewat Kantor KPU RI Menuju Bundaran HI

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:14

Selengkapnya