Berita

Kemlu RI (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Kemlu Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa dalam Kecelakaan Jemaah Haji di Madinah

RABU, 29 APRIL 2026 | 16:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melaporkan perkembangan korban kecelakaan rombongan jemaah haji Indonesia di Jabal Magnet, Madinah, Arab Saudi.

Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden yang melibatkan bus Jemaah Haji Indonesia (JHI) Kloter SUB-2 dan Kloter JKS-1 saat perjalanan kembali dari kegiatan ziarah dan wisata kota (city tour) di Jabal Magnet.

“Kementerian Luar Negeri RI melalui KJRI Jeddah tengah menangani kasus kecelakaan lalu lintas yang dialami kelompok Jemaah Haji Indonesia (JHI) pada 28 April 2026 di Arab Saudi,” kata Heni dalam keterangan tertulis, Rabu, 29 April 2026.


Ia menjelaskan terdapat 10 orang korban luka. Tujuh di antaranya adalah jemaah dari Kloter JKS-1 asal Jawa Barat. Mereka mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan dari tim kesehatan serta telah kembali ke Hotel Andalus Golden.

Sementara itu, tiga korban lainnya berasal dari Kloter SUB-2 asal Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. 

Menurut Heni, setelah mendapatkan penanganan medis, dua orang dari Kloter SUB-2 ini telah diperbolehkan kembali ke hotel, sedangkan satu jemaah berusia 60 tahun masih menjalani observasi medis di RS Al-Hayyat Quba.

Pemerintah memastikan para jemaah yang jadi korban luka dalam kecelakaan ini telah ditangani dengan baik dan akan terus mendapatkan pendampingan.

“Saat ini KJRI Jeddah terus memantau kondisi para korban dan berkoordinasi dengan otoritas setempat, penyelenggara perjalanan, serta pihak terkait guna memastikan seluruh jemaah memperoleh penanganan dan pendampingan yang diperlukan,” ucap Heni.

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Surabaya, Asadul Anam, mengatakan dugaan sementara kecelakaan terjadi akibat sopir bus tidak dapat mengendalikan laju kendaraan saat berpapasan dengan kendaraan lain yang muncul secara tiba-tiba dari sisi jalan. 

Dilaporkan bagian depan bus mengalami ringsek dan kerusakan parah.

Jabal Magnet merupakan kawasan dengan kontur jalan menanjak yang terletak sekitar 60 kilometer dari Kota Madinah dan menjadi salah satu destinasi wisata religi bagi para jemaah yang berkunjung ke wilayah tersebut.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya