Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Tiga Bulan Lagi RI Bakal Punya 25 Ribu Kopdes Merah Putih

RABU, 29 APRIL 2026 | 16:31 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tengah menyiapkan lompatan besar dalam pembangunan ekonomi kerakyatan melalui percepatan pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di seluruh Indonesia. 

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri groundbreaking 13 proyek hilirisasi nasional tahap II di Fasilitas Kilang Gasoline, Cilacap, Jawa Tengah, Rabu, 29 April 2026.

Prabowo menyebut pemerintah tidak hanya fokus pada industrialisasi skala besar, tetapi juga menyiapkan fondasi ekonomi rakyat dari desa melalui Kopdes Merah Putih.


Dikatakan bahwa dalam tiga minggu ke depan pemerintah akan meresmikan 1.000 titik Kopdes Merah Putih, dan akan bertambah hingga 25 ribu titik pada tiga bulan mendatang. 

“Sebentar lagi kita akan resmikan 1000 koperasi merah putih. Kemungkinan, 2-3 minggu lagi. Sesudah itu 2-3 bulan lagi kita akan resmikan lebih dari 25.000 koperasi," jelasnya. 

Prabowo menekankan koperasi yang dibangun bukan sekadar formalitas administratif atau lembaga di atas kertas, melainkan pusat ekonomi nyata yang memiliki infrastruktur lengkap untuk menopang aktivitas produksi, distribusi, dan penyimpanan hasil rakyat. 

“Koperasi bukan diatas kertas, koperasi fisik ada gudang ada cold storage pendingin ada gerai-gerai ada kendaraan. Banyak yang nanti akan punya pengering," tegasnya. 

Dengan skala pembangunan yang disebut belum pernah terjadi sebelumnya, Prabowo bahkan menantang publik melihat sejarah dunia terkait percepatan pembangunan koperasi dalam jumlah masif seperti yang sedang dilakukan Indonesia. 

"Coba dibuka lah dalam sejarah saya minta buka dalam sejarah dunia, ada nggak 25 ribu, atau 30 ribu koperasi Bisa dibangun dan diselesaikan dalam 1 tahun," kata dia.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya