Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Politik

Reshuffle Kabinet Merah Putih Kelima Diyakini Tak Berdampak ke Dapur Rakyat

RABU, 29 APRIL 2026 | 12:07 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Langkah Presiden kembali melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih untuk kelima kalinya diyakini tidak akan berdampak kepada ekonomi masyarakat kecil.

Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), memandang, reshuffle kabinet kelima bukan sekadar bongkar pasang menteri dengan tujuan perbaikan ekonomi rakyat.

“Ini mirip pesta bagi oposisi yang dulu berisik, kini malah ikut menikmati kue kekuasaan,” ujar Habib Syakur kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Rabu, 29 April 2026.


Salah satu yang mencolok, kata dia, dapat dilihat dari kehadiran pengkritik kebijakan pemerintah, yakni dosen filsafat Universitas Indonesia (UI), , yang turut hadir dalam pelantikan pejabat baru.

Bahkan Habib Syakur menyaksikan, Rocky bersama aktivis yang katanya hadir ke Istana untuk menyaksikan dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup, bercanda gurau dengan Presiden Prabowo.

“Bayangkan, Rocky Gerung yang selama ini dikenal sebagai pengkritik paling cerewet, tiba-tiba nongol di Istana dengan senyum lebar, menemani Jumhur Hidayat yang kini resmi menjabat Menteri Lingkungan Hidup,” tuturnya.

Adegan itu, lanjut Habib Syakur, bukan sekadar simbol rekonsiliasi, melainkan kemenangan oposisi atas pemerintah.

"Ketawa-ketawa di Istana, sementara rakyat masih menangis di dapur," begitu kira-kira nada sarkas yang ia lontarkan.

Masuknya para aktivis ke lingkaran kekuasaan dianggap Habib Syakur sebagai pengkhianatan terhadap rakyat kecil.

“Jumhur, yang dulu lantang membela buruh, kini justru dianggap meninggalkan perjuangan mereka begitu kursi empuk ditawarkan. Kritik yang dulu menakutkan pemerintah kini berubah jadi tiket masuk kabinet,” sambungnya mengkritik.

Oleh karena itu, Habib Syakur menilai reshuffle kelima yang dilakukan Presiden Prabowo ini sebagai strategi klasik, merangkul yang berisik agar berhenti berteriak.

“Namun, bagi rakyat yang masih bergulat dengan harga kebutuhan pokok dan lapangan kerja yang sempit, reshuffle ini terasa seperti sandiwara politik. Aktivis yang dulu berdiri di barisan depan demonstrasi kini duduk manis di kursi menteri, sementara buruh tetap berdiri di depan pabrik menunggu nasib,” urainya.

“Reshuffle kali ini, dengan segala dramanya, seolah menegaskan bahwa politik bukan lagi soal idealisme, melainkan soal siapa yang dapat bagian dari kue kekuasaan. Rakyat? Seperti biasa, hanya kebagian remah-remah janji,” demikian Habib Syakur menutup.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya