Berita

Menteri Perhubungan Duddy Purwaghandi dan Dirut KAI Bobby Rasyidin (RMOL/Jamaludin Akmal)

Nusantara

Komitmen KAI: Keselamatan Penumpang Tanpa Diskriminasi Gender

RABU, 29 APRIL 2026 | 11:34 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) menegaskan bahwa keselamatan penumpang merupakan prioritas utama tanpa membedakan gender, baik laki-laki maupun perempuan. 

Pernyataan itu disampaikan Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin menyusul pernyataan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi alias Arifah Fauzi yang menyarankan agar gerbong khusus perempuan dipindahkan dari ujung kereta ke tengah.

"Bagi kami PT Kereta Api Indonesia, keselamatan adalah nomor satu, tidak ada toleransi, tidak ada kompromi, baik pelanggan atau pengguna jasa perempuan maupun pengguna jasa dari laki-laki. Tentang penempatan, laki dan perempuan itu hanya untuk kenyamanan atau kemudahan saja," kata Bobby kepada wartawan di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu siang, 29 April 2026.


Bobby menjelaskan, kebijakan pemisahan gerbong perempuan selama ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan, bukan membedakan standar keselamatan.

"Jadi selama ini kami mengutamakan perempuan untuk tingkat kenyamanan dan kemudahan akses dan tentunya keamanan di dalam kereta juga," terang Bobby.

Selain itu, KAI juga menyiapkan langkah perbaikan menyeluruh, termasuk pembenahan perlintasan kereta yang dinilai berisiko.

"Baik itu perlintasan yang resmi atau yang terdaftar tidak ada peralatannya, tidak ada penjaganya, kami akan lakukan peningkatan atau pemenuhan dari syarat-syaratnya, dari SPM-nya. Kemudian yang perlintasan-perlintasan liar, kami juga akan melakukan aksi selama tidak memenuhi aspek selamatan," jelas Bobby.

KAI juga mengajak masyarakat untuk turut mendukung upaya peningkatan keselamatan, termasuk penertiban perlintasan yang berpotensi membahayakan.

"Kami mohon media, teman-teman media, membantu kami menyuarakan kepada masyarakat juga. Kalau tidak memenuhi keselamatan dan membahayakan jiwa, maka kami akan tutup," pungkas Bobby.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya