Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Variatif Sikapi Keluarnya UEA dari OPEC

RABU, 29 APRIL 2026 | 08:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Keputusan Uni Emirat Arab (UEA) untuk keluar dari Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) mulai 1 Mei 2026 ikut memengaruhi kondis pasar Asia Pasifik pada pembukaan perdagangan Rabu, 29 April 2026.

Dikutip dari CNBC International, indeks KOSPI di Korea Selatan turun sekitar 0,39 persen, sementara KOSDAQ cenderung stabil.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 juga tercatat melemah sekitar 0,28 persen, mencerminkan kehati-hatian investor terhadap kondisi global yang tidak menentu.


Sementara kontrak berjangka untuk indeks Hang Seng Index di Hong Kong berada di level 25.762, sedikit lebih tinggi dibandingkan penutupan terakhir di 25.679,78. Pasar saham di Jepang tidak beroperasi karena hari libur nasional.

Keputusan UEA keluar dari OPEC dan OPEC+ menjadi pukulan besar bagi kartel minyak dunia yang selama ini mengoordinasikan produksi minyak di antara negara-negara produsen utama, khususnya di kawasan Timur Tengah.

Keputusan ini muncul di tengah meningkatnya ketidakpastian di pasar energi global dan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi sentimen investor di berbagai pasar keuangan dunia.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya