Berita

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Susi Pudjiastuti. (Foto: RMOLJabar)

Nusantara

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

RABU, 29 APRIL 2026 | 04:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) bank bjb Tahun Buku 2025, mengusulkan nama mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sebagai Komisaris Utama Independen bank bjb.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan, proses penunjukan Susi tidak berjalan mulus. Mantan menteri tersebut sempat menolak, sebelum akhirnya bersedia menerima mandat.

"Komisaris utama independen awalnya dia menolak tapi akhirnya bersedia, Ibu Susi itu 'Ratu Laut Kidul', yang kedua Pak Eydu Oktain Panjaitan yang saat ini masih menjabat Kepala BPK dan nantinya akan mengikuti prosedur yaitu mengundurkan diri," kata Dedi Mulyadi dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Selasa 28 April 2026.


Dedi menegaskan, penyusunan struktur baru ini menjadi fondasi penting agar Bank bjb mampu naik kelas dan bersaing di tingkat nasional.

"Dengan postur baru ini, kita harapkan bjb menjadi bank yang kredibel, tidak hanya eksis sebagai bank Pemda tapi juga diminati secara nasional," tegasnya.

Sementara itu, Susi Pudjiastuti mengakui keputusannya menerima posisi tersebut bukan tanpa pertimbangan. Ia menyebut dorongan kuat dari Dedi Mulyadi menjadi faktor utama, ditambah rasa tanggung jawab sebagai putri daerah Jawa Barat.

"Iya Pak Gub ini tukang paksa jadi bujuk-bujuk. Saya juga sebagai orang Jawa Barat terpanggil dan tertantang, saya suka tantangan, saya ingin mencoba," kata Susi.

Meski belum memiliki pengalaman langsung di sektor perbankan, Susi menilai latar belakangnya sebagai pengusaha menjadi modal untuk memahami dinamika industri keuangan.

"Pengalaman di perbankan belum ada, tapi dengan keuangan saya juga kan pengusaha, dan saya yakin bisa memberikan nilai tambah pada bank Jabar, semoga itu bisa," jelasnya.

Ia juga menegaskan akan tetap membawa gaya komunikasinya yang lugas dalam menjalankan peran baru tersebut.

"Saya bilang ke Pak Gub, terima Susi apa adanya. Saya bicara apa yang saya maksud," ungkapnya.

Lebih jauh, Susi menyoroti peran strategis bank daerah dalam mengakselerasi pertumbuhan UMKM di Jawa Barat. Dengan jumlah penduduk besar serta garis pantai utara dan selatan yang panjang, ia melihat potensi ekonomi yang belum tergarap optimal.

"Jabar dengan penduduk yang besar pantai utara dan selatan sangat panjang, UMKM salah satu kekuatan masyarakat jawa barat, contoh Pangandaran itu PDB penduduknya bagus. Kalau bisa kultur ini ditularkan ke semua bagian," ungkapnya lagi.

Tak berhenti di situ, Susi juga menyinggung fenomena maraknya pinjaman online (pinjol) di Jawa Barat. Ia bahkan menggagas agar Bank bjb mampu mengambil alih sebagian pasar tersebut sebagai langkah konkret melindungi masyarakat dari bunga tinggi.

"Pinjol di Jabar besar sekali, kalau itu bisa ditake over oleh Bank Jabar. 50 persen target pertama saya yakin bisa dan kita membantu orang, menurunkan bunga yang tidak setinggi pinjol," ujarnya.

Meski demikian, ia mengakui upaya tersebut membutuhkan proses panjang, termasuk dukungan kebijakan dari pemerintah daerah.

"Tapi tentu ini ada tahapannya dan mungkin pak gub harus meminta cara membatasi pinjol di Jabar agar bjb bisa ambil porsi. Hal-hal seperti itu," tandasnya.

Kini, finalisasi penunjukan Susi dan Eydu tinggal menunggu hasil uji kelayakan dan kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya