Berita

Anggota Komisi VI DPR RI, Fraksi Golkar Firnando Ganinduto. (Foto: Dok. Fraksi Golkar)

Politik

Tragedi Stasiun Bekasi Timur

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

SELASA, 28 APRIL 2026 | 19:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Insiden kecelakaan kereta api jarak jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, mengindikasikan adanya kegagalan sistemik dalam manajemen operasional yang seharusnya mampu dicegah.

Anggota Komisi VI DPR Fraksi Golkar Firnando Ganinduto mendorong evaluasi sistem KRL yang tidak mampu mendeteksi keberadaan kereta yang yang berhenti di depannya.

Firnando mengatakan, dalam sistem perkeretaapian modern, keberadaan teknologi seperti automatic signaling, train protection system, hingga fail-safe mechanism seharusnya dapat mencegah terjadinya tabrakan, bahkan dalam kondisi human error sekalipun. 


"Ketidakmampuan sistem dalam mengantisipasi kondisi tersebut menunjukkan adanya celah serius dalam integrasi teknologi dan pengawasan operasional," kata Firnando kepada wartawan, Selasa, 28 April 2026.

Firnando juga soroti tanggungjawab manajerial di tingkat tertinggi, utamanya Direktur Utama KAI. Ia menegaskan, dalam perspektif tata kelola BUMN, kegagalan yang berdampak fatal tidak dapat dibebankan pada level teknis di lapangan.

"Ini adalah tanggung jawab manajemen puncak, kami mendesak dirut KAI untuk mengundurkan diri," kata Firnando.

Legislator Golkar ini menilai insiden tersebut mencerminkan lemahnya implementasi manajemen keselamatan (safety management) yang seharusnya menjadi prioritas utama dalam industri transportasi publik.

"Keselamatan publik adalah prioritas utama. Tidak boleh ada kompromi dalam hal ini," pungkas Firnando.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Prabowo Sampaikan KEM-PPKF di DPR, Purbaya Sebut Ada Pesan Penting

Rabu, 20 Mei 2026 | 02:15

Gibran Berpeluang Jadi Lawan Prabowo pada 2029

Rabu, 20 Mei 2026 | 02:01

Saatnya Menguji Kanal BoP Bebaskan WNI

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:55

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Kadin-Pemkot Jakpus Kolaborasi Berdayakan UMKM

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:18

Empat Tersangka Kasus Penipuan Calon Mitra SPPG Diamankan Polisi

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:16

Ini Respons Airlangga soal Rumor Pembentukan Badan Khusus Ekspor Komoditas

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:00

Razman Nasution Tak Boleh Lolos seperti Silfester Matutina

Rabu, 20 Mei 2026 | 00:30

Putusan MK Wajib Dipatuhi, SE Jampidsus Tak Bisa Buka Tafsir Baru

Rabu, 20 Mei 2026 | 00:11

Alumni Lemhannas Tegas Mendukung Ketahanan Nasional

Rabu, 20 Mei 2026 | 00:02

Selengkapnya