Berita

Anggota Komisi VIII DPR Fraksi PAN Sigit Purnomo Said atau Pasha Ungu. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Sigit Purnomo Said:

Audit Nasional Tempat Penitipan Anak

SELASA, 28 APRIL 2026 | 16:31 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Maraknya kasus kekerasan di tempat penitipan anak (daycare), menjadi perhatian serius Anggota Komisi VIII DPR Fraksi PAN, Sigit Purnomo Said atau Pasha Ungu. 

Teranyar, dugaan praktik penganiayaan terhadap anak-anak terjadi di sebuah tempat penitipan anak (daycare) di wilayah Umbulharjo, Kota Yogyakarta. 

“Fraksi PAN meminta adanya evaluasi atau audit nasional terhadap tempat penitipan anak di seluruh Indonesia,” kata Pasha dalam keterangan resminya, dikutip Selasa 28 April 2026.


Selain itu, Pasha juga meminta adanya tindakan tegas terhadap pengelola daycare yang terbukti melanggar aturan. Menurutnya, tempat penitipan anak yang melakukan kekerasan tidak boleh dibiarkan beroperasi.

“Daycare yang terbukti melakukan pelanggaran, terutama kekerasan, harus ditutup,” tegas Legislator PAN ini.

Tak hanya itu, Pasha juga mendorong penerapan standar Taman Asuh Ramah Anak (TARA) sebagai acuan dalam pengelolaan daycare. Standar tersebut dinilai penting untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan tumbuh kembang anak.

Sebelumnya, terjadi dugaan praktik penganiayaan terhadap anak-anak di sebuah tempat penitipan anak (daycare) di wilayah Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Informasi dugaan penganiayaan ini viral di media sosial setelah dibagikan oleh akun Instagram @merapi_uncover. Dalam unggahannya, disebutkan bahwa lokasi daycare yang diduga menjadi tempat kejadian telah dipasangi garis polisi.

Polisi menetapkan 13 tersangka terkait kasus dugaan penganiayaan anak di Daycare Little Aresha Jogja. Mereka terdiri dari ketua yayasan, kepala sekolah, dan pengasuh.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya