Berita

Perkebunan sawit. (Foto: Istimewa)

Bisnis

HIPMI Dorong Hilirisasi Sawit di Sektor Pangan

SELASA, 28 APRIL 2026 | 12:50 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Industri kelapa sawit memiliki peran yang sangat strategis dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional.

Ketua Bidang Pertanian sekaligus Ketua Satuan Tugas Pangan Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), M Hadi Nainggolan mengatakan, industri kelapa sawit merupakan kekuatan pangan nasional. 

Industri kelapa sawit mulai dari hulu hingga hilir telah menyediakan pangan bagi 280 juta penduduk yang tersebar di seluruh Indonesia.


Tanaman kelapa sawit memiliki keunggulan untuk menjadi bahan baku produk-produk pangan karena memiliki karakteristik harga kompetitif, produktivitas tinggi, pasokan stabil, dan aplikasi penggunaan sangat luas.

"Dari kelapa sawit kita menghasilkan berbagai macam produk turunan di bidang pangan. Banyak sekali produk pangan yang dihasilkan dari kelapa sawit," kata Hadi, dikutip Selasa 28 April 2026.

Hadi menegaskan, luas perkebunan kelapa sawit di Indonesia yang hampir mencapai 17 juta hektare perlu dipandang sebagai sumber kekuatan pangan nasional. Komoditas kelapa sawit diketahui tidak mengenal pola musiman dengan volume produksi yang relatif konsisten dari bulan ke bulan serta dari tahun ke tahun.

Kondisi tersebut memberikan kepastian dan kenyamanan bagi para pengusaha yang menjadikan kelapa sawit sebagai bahan baku produksi.

"Saya sepakat bahwa kelapa sawit ini adalah tanaman unggulan dan andalan Indonesia yang harus dioptimalkan sebaik mungkin," kata Hadi.

Founder HANN Corp ini mengatakan, para pengusaha khususnya yang tergabung di dalam HIPMI bisa mendorong hilirisasi kelapa sawit di sektor pangan agar bisa tercipta produk-produk yang bernilai tambah sekaligus bermanfaat bagi masyarakat.

Selama ini kelapa sawit telah menghasilkan berbagai macam produk turunan di sektor pangan seperti minyak goreng, margarin, roti, minuman kopi, coklat, biskuit, hingga mentega putih (shortening). Penciptaan produk pangan berbasis kelapa sawit dapat memenuhi kebutuhan konsumen terkait kualitas, stabilitas, dan nutrisi.

"Saat ini hampir semua pengusaha sukses di HIPMI memiliki kebun kelapa sawit, tapi hanya sebatas menghasilkan TBS dan CPO. Kita masih perlu mendorong agar para pengusaha terjun ke sektor hilirisasi," kata Hadi.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya