Berita

Menhub Duddy Purwaghandi bersama Dirut KAI Bobby Rasyidin dan Kabasarnas Mohammad Syafii di Stasiun Bekasi Timur (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Nusantara

Menhub Serahkan Investigasi Kecelakaan Kereta Bekasi ke KNKT

SELASA, 28 APRIL 2026 | 12:01 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pemerintah menyerahkan sepenuhnya proses investigasi kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Menteri Perhubungan, Duddy Purwaghandi, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin berspekulasi terkait penyebab kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line sebelum hasil resmi investigasi dirilis.

“Setiap kecelakaan pasti akan dievaluasi. Harapannya, kita bisa belajar dari kejadian ini dan melakukan perbaikan ke depan,” ujar Duddy kepada wartawan di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Selasa, 28 April 2026.


Ia menambahkan, seluruh proses penyelidikan akan dilakukan sesuai prosedur oleh KNKT. Pemerintah memilih menunggu hasil resmi agar tidak muncul kesimpulan yang prematur.

“Kami tidak ingin menduga-duga. Penanganan kecelakaan ini harus sesuai prosedur, dan hasilnya nanti sepenuhnya berasal dari KNKT,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa jumlah korban dalam insiden tersebut mencapai 14 orang meninggal dunia dan 84 orang luka-luka yang saat ini dirawat di delapan rumah sakit.

“Kami berupaya memberikan penanganan terbaik agar korban luka dapat segera pulih dan kembali beraktivitas,” ujar Bobby.

Ia juga mengungkapkan bahwa pada pukul 08.30 WIB, petugas telah berhasil mengevakuasi rangkaian KA Argo Bromo Anggrek. Hingga pukul 11.30 WIB, proses evakuasi terhadap rangkaian KRL yang terdampak masih terus dilakukan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya