Berita

Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube CNBC)

Dunia

Gedung Putih Bahas Proposal Iran soal Selat Hormuz

SELASA, 28 APRIL 2026 | 10:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, bersama tim keamanan nasionalnya telah membahas proposal dari Iran terkait pembukaan kembali Selat Hormuz. 

Menurut laporan sejumlah media internasional, Iran menawarkan untuk membuka kembali Selat Hormuz dengan syarat AS mencabut blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran dan perang diakhiri. Dalam proposal tersebut, Iran juga mengusulkan agar pembahasan terkait program nuklir mereka ditunda hingga waktu yang akan datang.

Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengatakan bahwa pertemuan antara Presiden Trump dan tim keamanan nasional memang berlangsung pada Senin pagi, 27 April 2026, waktu AS. Ia menegaskan bahwa proposal Iran sedang dibahas, tetapi belum tentu dipertimbangkan sebagai opsi yang akan diterima.


“Saya dapat mengonfirmasi bahwa presiden telah bertemu dengan tim keamanan nasionalnya pagi ini… proposal tersebut sedang dibahas,” kata Leavitt dalam konferensi pers, dikutip dari CNBC International, Selasa 28 April 2026.

Namun, Leavitt menambahkan bahwa ia tidak ingin mendahului keputusan presiden. Ia juga menegaskan bahwa sikap Trump terhadap Iran telah disampaikan secara jelas, termasuk komitmennya untuk tidak mencabut blokade sebelum ada kesepakatan yang benar-benar tuntas.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, tampaknya menolak gagasan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz. Dalam wawancara dengan media, Rubio menilai bahwa usulan Iran bukanlah pembukaan jalur internasional secara bebas.

Rubio menegaskan bahwa Selat Hormuz adalah jalur laut internasional yang tidak boleh dikendalikan sepihak oleh Iran. Ia juga memperingatkan bahwa AS tidak akan menerima sistem di mana Iran menentukan siapa yang boleh melintas dan berapa biaya yang harus dibayar.

Di sisi lain, pemerintahan Trump tetap menegaskan bahwa tujuan utama konflik ini adalah mencegah Iran memperoleh senjata nuklir. Trump sebelumnya menyatakan bahwa ancaman Iran memiliki senjata nuklir akan jauh lebih berbahaya dibandingkan persoalan lainnya dalam konflik saat ini.

Upaya diplomasi sempat mengalami hambatan pada akhir pekan lalu. Presiden Trump membatalkan rencana pertemuan antara menantunya, Jared Kushner, serta utusan khusus Steve Witkoff, dengan perwakilan Iran di Pakistan.

Trump menyebut pembatalan tersebut dilakukan karena terlalu banyak waktu terbuang untuk perjalanan. Ia juga menyatakan bahwa Amerika Serikat masih memiliki posisi tawar yang kuat dalam negosiasi.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya