Berita

Teror penyiraman air keras terjadi di Cengkareng, Jakarta Barat. (Foto: tangkapan layar CCTV)

Hukum

Waspada! Teror Air Keras Muncul di Cengkareng

SENIN, 27 APRIL 2026 | 19:19 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Teror penyiraman air keras kembali terjadi di wilayah Jakarta. Kali ini, aksi biadab ini menimpa seorang pria berinisial KA (25) di kawasan Rawa Buaya, Minggu, 26 April 2026. 

Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, saat kejadian korban tengah mengendarai sepeda motor listrik. Tiba-tiba, dua pria tak dikenal datang berboncengan dari arah belakang.

Tanpa banyak kata, salah satu pelaku langsung menyiramkan cairan diduga air keras ke arah korban. KA sontak berhenti, turun dari kendaraannya dan berusaha melepaskan pakaian yang terkena cairan tersebut. Sementara pelaku langsung melarikan diri.


Polisi bergerak cepat menindaklanjuti kejadian tersebut. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi, serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi.

“Benar, kejadian tersebut sedang ditangani Polsek Cengkareng,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto dalam keterangan resminya, Senin, 27 April 2026.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka dan telah mendapatkan perawatan medis di klinik terdekat. Perkembangan terbaru, polisi telah mengamankan satu orang pelaku.

“Sudah diamankan satu pelaku di Polda Metro Jaya,” ujar Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Parman Gultom kepada wartawan.

Sebelumnya, teror serupa menimpa aktivis KontraS, Andrie Yunus di Jakarta Pusat pada 12 Maret 2026. Selain di Jakarta, teror air keras juga menimpa Anggota Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Bekasi, Tri Wibowo di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi pada Senin, 30 Maret 2026.

Update terbaru, Tri Wibowo yang sebelumnya menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta selama hampir sebulan dinyatakan meninggal dunia. Presiden KSPSI, Andi Gani mengonfirmasi, Tri Wibowo meninggal setelah menjalani operasi pencangkokan kulit.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya