Berita

Pemilik travel umrah Al Amanah diamankan. (Foto: Dok. RMOLJateng)

Nusantara

Belasan Korban Gagal Umrah Tangkap Bos Travel di Mall Semarang

Kerugian Capai Ratusan Juta
SENIN, 27 APRIL 2026 | 18:01 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Belasan korban gagal berangkat umrah mengamankan pemilik biro perjalanan di sebuah pusat perbelanjaan di Kota Semarang, Minggu malam, 26 April 2026. Mereka mengaku ditipu ratusan juta rupiah.

Dikutip dari RMOLJateng, aksi penangkapan dilakukan oleh 12 orang yang mengaku sebagai korban dugaan penipuan biro perjalanan umrah Al Amanah. Insiden tersebut sempat memicu keributan hingga akhirnya aparat dari Polsek Semarang Selatan turun tangan mengamankan situasi.

Seorang pria yang diduga pemilik biro langsung diamankan petugas dan dibawa ke Mapolrestabes Semarang untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.


Salah satu korban, Reza (43), warga Mijen, mengaku telah menyetorkan dana sebesar Rp50 juta untuk dua orang dengan janji keberangkatan pada Desember 2025. Namun, jadwal tersebut terus mengalami penundaan tanpa kejelasan.

Ia menyebut sempat menerima pengembalian uang sebesar Rp30 juta, tetapi mulai curiga setelah keberangkatan tak kunjung pasti. Reza pun melaporkan kasus tersebut ke Polda Jawa Tengah.

Korban lainnya, Endang (54), mengaku mendaftar umrah sejak Januari 2025 bersama adiknya dengan total pembayaran Rp46 juta. Namun hingga kini keberangkatan yang dijanjikan pada 5 Desember 2025 terus mundur hingga Januari 2026.

Ia juga mengaku hanya menerima pengembalian sebagian dana sebesar Rp25 juta, sementara sisanya belum jelas.

Berdasarkan data di lokasi kejadian, total korban yang terdata mencapai 12 orang dengan nilai kerugian bervariasi, mulai dari Rp25 juta hingga Rp50 juta per orang. Bahkan, ada korban yang mengalami kerugian hingga Rp275 juta.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya