Berita

Ilustrasi (Tangkapan layar pergerakan saham)

Bisnis

Duel Saham Bakrie: BUMI Melaju Kencang, BNBR Jaga Momentum Pertumbuhan

SENIN, 27 APRIL 2026 | 14:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dua emiten utama Grup Bakrie menunjukkan dinamika yang cukup kontras pada perdagangan Senin siang, 27 April 2026, walaupun sama-sama di zona hijau.

Berdasarkan pembaruan terakhir pada pukul 14:19 WIB, Bumi Resources (BUMI) tampil jauh lebih agresif dibandingkan Bakrie & Brothers (BNBR). 

BUMI berhasil mencatatkan lonjakan harga sebesar 5,56 persen ke level Rp228, sementara BNBR bergerak lebih konservatif dengan kenaikan tipis 0,95 persen ke posisi Rp212. 


Dominasi BUMI juga terlihat jelas dari sisi likuiditas pasar, di mana nilai transaksinya menembus Rp471,1 miliar, hampir tiga kali lipat lebih besar dibandingkan nilai transaksi BNBR yang berada di angka Rp145,6 miliar.

Dari sisi kapitalisasi pasar, BUMI memiliki skala bisnis yang jauh lebih masif dengan total nilai Rp83,9 triliun, yang menempatkannya sebagai perusahaan elit di peringkat 30 besar dari hampir seribu emiten di bursa.

BNBR, meskipun secara peringkat di seluruh bursa berada di posisi 72 dengan kapitalisasi Rp36,7 triliun, sebenarnya memiliki posisi tawar yang jauh lebih kuat di internal industrinya sendiri dengan menduduki peringkat kedua dari lima pemain utama.

Melihat indikator profitabilitas dan valuasi, BUMI tampak sedikit lebih efisien dengan laba per saham (EPS) sebesar  Rp3,67 dibandingkan BNBR yang sebesar Rp2,85. 

Hal ini juga tercermin pada angka Price-to-Earnings (PE) Ratio, di mana BUMI diperdagangkan pada 62 kali laba, sementara BNBR dihargai lebih mahal secara relatif di angka 74 kali laba. 

Secara keseluruhan, BUMI menjadi primadona perdagangan hari ini berkat volume transaksi yang masif dan momentum kenaikan harga yang kuat, sedangkan BNBR cenderung stabil dengan fluktuasi harga yang lebih terjaga di tengah aktivitas pasar yang lebih moderat.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya