Berita

Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Pertahanan Nasional Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Dudung hingga Qodari Merapat ke Istana Jelang Pelantikan

SENIN, 27 APRIL 2026 | 14:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Lima pejabat yang akan dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 27 April 2026, terpantau mulai berdatangan ke kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Berdasarkan pantauan RMOL di lokasi, Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat menjadi yang pertama tiba sekitar pukul 13.50 WIB. 

Ia tampak mengenakan setelan jas hitam dengan dasi biru, seragam yang lazim dikenakan saat pelantikan pejabat negara.


Jumhur dikabarkan akan dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup, menggantikan Hanif Faisol Nurofiq.

Menyusul kemudian, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Muhammad Qodari tiba bersama sang ibu. Qodari diisukan akan menempati posisi baru sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, menggantikan Angga Raka Prabowo.

Beberapa menit kemudian turut hadir pula Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Pertahanan Nasional Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman. Ia disebut-sebut akan mengisi kursi Kepala KSP yang ditinggalkan Qodari.

"Ya arahannya bahwa tugas-tugas KSP sebagaimana sebagai mengendalikan, mengawasi untuk kegiatan-kegiatan program prioritas nasional, nanti saya jelaskan lah setelah dilantik," ujarnya kepada awak media.

Selain itu, Abdul Kadir Karding disebut akan diamanahi jabatan Kepala Badan Karantina Nasional telah hadir. 

Sementara Hasan Nasbi diisukan bakal dipercaya sebagai Utusan Khusus Presiden bidang Komunikasi datang paling akhir.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya