Berita

Jumhur Hidayat. (Foto: RMOL)

Politik

Merapat ke Istana, Jumhur Hidayat Singgung Tugas Kementerian LH

SENIN, 27 APRIL 2026 | 14:18 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jumhur Hidayat sudah merapat ke Istana Kepresidenan di tengah isu reshuffle Kabinet Merah Putih.

Jumhur dikabarkan akan dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup menggantikan Hanif Faisol Nurofiq.

"Undangan suruh datang jam dua, katanya ada gladi resik. Ya kami datang," kata Jumhur saat tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 27 April 2026.


Meski demikian, Jumhur belum mau blak-blakan posisi apa yang akan ia pegang di pemerintahan Prabowo-Gibran. 

"Nanti saja, enggak boleh mendahului, enggak enak kan. Yang jelas hadir untuk pelantikan," jelas Jumhur.

Ia memastikan akan siap ditempatkan di pemerintahan. Termasuk jika dipercaya untuk mengemban amanah menjadi Menteri Lingkungan Hidup sebagaimana kabar yang beredar.

"Menteri Lingkungan Hidup kan banyak tugas dan harus kita tuntaskan, kerja keras," tandasnya.

Informasi yang diterima redaksi, ada lima pos kementerian/lembaga yang akan dirombak Presiden Prabowo. Di antaranya Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) saat ini Muhammad Qodari yang akan dilantik sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI).

Kemudian kursi Kepala KSP dikabarkan akan diisi oleh Penasihat Presiden Bidang Urusan Pertahanan Nasional Jenderal Dudung Abdurachman.

Adapun nama mantan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI)/Kepala BP2MI Abdul Kadir Karding disebut akan menjabat Kepala Badan Karantina Nasional.

Selain itu mantan Kepala PCO Hasan Nasbi diisukan mengisi posisi sebagai Utusan Khusus Presiden bidang komunikasi.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya