Berita

Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh yang akrab disapa Ninik (Dok. PKB)

Politik

Polisi Didesak Usut Tuntas Kekerasan Anak di Daycare Jogja

SENIN, 27 APRIL 2026 | 09:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dugaan praktik penganiayaan terhadap anak-anak di sebuah tempat penitipan anak (daycare) di wilayah Umbulharjo, Kota Yogyakarta, dikecam Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh yang akrab disapa Ninik. 

Menurutnya, segala bentuk kekerasan terhadap anak tidak bisa ditoleransi, terlebih terjadi di ruang yang seharusnya menjadi tempat aman bagi tumbuh kembang anak.

“Ini adalah tindakan yang sangat keji dan melanggar nilai kemanusiaan. Anak-anak yang seharusnya mendapatkan perlindungan justru menjadi korban kekerasan,” tegas Ninik dalam keterangannya, Senin, 27 April 2026.


Ia mendesak aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut hingga ke akar-akarnya, termasuk mengungkap kemungkinan adanya korban lain. 

“Penegak hukum harus bertindak cepat, transparan, dan tegas. Tidak boleh ada kompromi terhadap pelaku kekerasan anak,” ujarnya.

Selain itu, Ninik juga meminta Dinas Pendidikan setempat untuk tidak tinggal diam. Ia menilai perlu adanya tindakan administratif yang tegas, termasuk pencabutan izin operasional daycare tersebut jika terbukti terjadi pelanggaran.

“Dinas terkait harus segera melakukan evaluasi menyeluruh dan mencabut izin daycare tersebut apabila terbukti melakukan penganiayaan. Ini penting untuk memberikan efek jera sekaligus melindungi anak-anak lainnya,” kata Wakil Ketua Komisi IX DPR RI ini.

Ninik juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kekerasan di lingkungan penitipan anak. Ia mendorong para orang tua untuk tidak ragu melapor jika menemukan tanda-tanda kekerasan.

“Saya mengingatkan seluruh masyarakat di manapun berada untuk lebih mawas diri. Jangan pernah ragu melapor jika melihat atau mencurigai adanya praktik penganiayaan terhadap anak, dalam bentuk apa pun,” katanya.

Sebelumnya, informasi dugaan penganiayaan ini viral di media sosial setelah dibagikan oleh akun Instagram @merapi_uncover. Dalam unggahannya, disebutkan bahwa lokasi daycare yang diduga menjadi tempat kejadian telah dipasangi garis polisi.

Unggahan tersebut juga memuat kesaksian sejumlah orang tua yang mengaku anak-anak mereka mengalami kekerasan, disertai bukti-bukti yang beredar di platform digital. Kasus ini kini menjadi perhatian publik dan diharapkan dapat segera diusut secara tuntas demi keadilan bagi para korban.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya