Berita

Presiden AS Donald rump dan RRaja Charles IIa (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube CBS)

Dunia

Raja Charles Lanjutkan Kunjungan ke AS Usai Insiden Penembakan

SENIN, 27 APRIL 2026 | 08:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kunjungan kenegaraan Raja Charles III ke Amerika Serikat (AS) dipastikan tetap berlangsung sesuai rencana, meskipun sebelumnya terjadi insiden penembakan di Washington, DC. 

Raja Charles bersama istrinya, Ratu Camilla, dijadwalkan tiba pada Senin, 27 April 2026 waktu AS, untuk kunjungan selama empat hari. Kunjungan ini sempat menimbulkan kekhawatiran setelah seorang pria melepaskan tembakan di dekat acara makan malam yang dihadiri oleh Presiden Donald Trump di Gedung Putih. Dalam insiden tersebut, aparat keamanan segera mengamankan Trump dan membawanya keluar dari lokasi.

Menurut pejabat penegak hukum AS, penembakan itu diduga memang menargetkan presiden dan pejabat pemerintah. Meski demikian, otoritas Amerika memastikan situasi tetap terkendali dan keamanan bagi tamu negara, termasuk Raja Charles, akan dijaga ketat selama kunjungan berlangsung.


Istana Buckingham menegaskan bahwa keputusan untuk melanjutkan kunjungan diambil setelah mempertimbangkan saran dari pemerintah dan aparat keamanan kedua negara. 

“Setelah diskusi di kedua sisi Atlantik sepanjang hari, kami dapat mengonfirmasi bahwa kunjungan kenegaraan Yang Mulia akan berlangsung sesuai rencana," menurut pernyataan Istana Buckingham, dikutip dari Reuters.

Kunjungan ini memiliki tujuan penting, yakni memperkuat hubungan antara Inggris dan AS yang tengah mengalami ketegangan, terutama terkait perbedaan pandangan mengenai konflik Iran. Agenda utama Raja Charles mencakup pertemuan pribadi dengan Presiden Trump serta pidato di Kongres AS dalam rangka memperingati 250 tahun kemerdekaan Amerika.

Meski tetap berjalan, pihak istana mengakui kemungkinan adanya penyesuaian teknis pada beberapa agenda demi alasan keamanan. Raja Charles juga dilaporkan terus menerima pembaruan situasi dan merasa lega karena tidak ada korban dalam insiden penembakan tersebut.

Sebagai bentuk empati, Raja Charles dan Ratu Camilla secara pribadi telah menghubungi Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump untuk menyampaikan simpati mereka atas kejadian tersebut. Pemerintah Inggris pun menegaskan akan terus bekerja sama erat dengan dinas keamanan AS guna memastikan seluruh rangkaian kunjungan berlangsung aman.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya