Berita

Tangkapan layar Instagram RMOL

Politik

Wacana Kenaikan Harga Minyakita Bikin Zulhas Dirujak Warganet

SENIN, 27 APRIL 2026 | 05:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memberikan sinyal akan adanya kenaikan harga eceran tertinggi (HET) pada produk Minyakita. Hal tersebut menjadi pembahasan dalam rapat koordinasi bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso pada Rabu, 22 April 2026.

Zulhas menyebut sekitar 132 juta liter minyak dialihkan untuk kebutuhan bantuan kepada 33 juta keluarga penerima manfaat. Dampaknya, stok di pasar tradisional menurun dan harga naik melampaui HET.

Kenaikan ini terjadi meski produksi dan bahan baku disebut dalam kondisi aman. Bahkan ada daerah yang mengalami kelangkaan. 


Praktis wacana kenaikan harga Minyakita menjadi sorotan publik. Dilansir dalam Instagram RMOL, Senin, 27 April 2026, Zulhas langsung menjadi bulan-bulanan warganet terkait kebijakan itu.

Banyak warganet mencibir langkah Ketua Umum PAN itu dalam menyikapi masalah Minyakita.

“AKIBAT SALAH KELOLA NEGARA MIRIS SAWIT MELIMPAH MALAH HARGA MINYAK GORENG NAIK " SALAM AKAL SEHAT," tulis pemilik akun @ismaiiil.marzukii.

“Minyak sawit kita berlimpah ruah, setiap daerah punya perkebunan sawit ,knp bisa harga mahal karena pemerintah kita memperkaya diri, g mikirin rakyat,” timpal akun @emanmangu.

“Minyak sawit milik kita, koq harganya malah tidak bisa dipertahankan,” tukas akun @papiindra1980. 

Kenaikan harga Minyakita lebih luas bakal menyasar kondisi ekonomi masyarakat, khususnya kelompok menengah ke bawah. Kondisi ini dinilai dapat menekan daya beli terhadap sektor lain.

Ketika masyarakat kelas menengah menahan belanja di luar kebutuhan pokok, maka perputaran ekonomi akan melambat dan berdampak pada penerimaan negara, termasuk APBN.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya