Berita

Tersangka penembakan di Gedung Putih, Cole Allen (Foto: MARCA)

Dunia

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

SENIN, 27 APRIL 2026 | 00:42 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Insiden penembakan di acara White House Correspondents' Dinner yang diduga menarget Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dipastikan dilakukan oleh seorang tersangka tanpa ada keterlibatan pihak lain. 

Hal itu disampaikan Wali Kota Washington DC, Muriel Bowser saat konferensi pers yang didampingi Jaksa Agung untuk Distrik Columbia, Jeanine Pirro; Direktur Secret Service, Sean Curran; serta petugas lapangan FBI Darren Cox di Washington DC, Minggu, 26 April 2026.

“Kami  di sini memberikan informasi terbaru tentang insiden yang terjadi malam ini pukul 20.36 di Washington Hilton. Sekitar waktu itu seorang pria bersenjata tunggal menyerbu pos pemeriksaan Secret Service di lobi hotel. Agen Secret Service (lalu) menghentikan tersangka,” kata Bowser.


Lanjut dia, insiden itu turut membuat seorang agen Secret Service dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Tersangka kemudian juga dibawa ke rumah sakit karena terluka.

Bowser menegaskan bahwa Presiden Trump dalam kondisi selamat kembali ke Gedung Putih usai insiden berdarah tersebut. Begitu pula dengan para tamu lainnya yang hadir.

“Saat ini kami tidak memiliki alasan untuk percaya bahwa ada orang lain yang terlibat,” jelasnya.

Hal itu menepis dugaan adanya pihak lain yang berkomplot dalam insiden ini untuk mencelakakan Presiden Trump.

Dalam rekaman video terlihat bahwa suara tembakan yang terdengar di sekitar area acara sontak memicu kepanikan dan kekacauan di antara para tamu undangan.

Mengutip laporan CBS News, pelaku yang diidentifikasi sebagai Cole Allen menyampaikan kepada aparat penegak hukum bahwa dirinya memang berniat menyerang pejabat dari pemerintahan Trump. 

Pengakuan itu disampaikan tak lama setelah ia diamankan.

"Pelaku penembakan tidak menyebut nama Trump secara spesifik, hanya para pejabat pemerintahan," demikian kutipan laporan tersebut, yang menegaskan bahwa pelaku tidak secara spesifik menyebut nama Trump sebagai target utama.
           

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya