Berita

Gus Salam sowan ke KH Muhammad Wildan Salman atau Guru Wildan di Martapura, Banjar, Kalimantan Selatan. (Foto: Istimewa)

Politik

Pesan Ulama Banjar ke Gus Salam: Kelola NU dengan Cinta

MINGGU, 26 APRIL 2026 | 18:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengasuh Pondok Pesantren (PP) Mamba'ul Ma'arif, Denanyar, Jombang, KH Abdussalam Shohib alias Gus Salam melanjutkan safari ke tanah Banjar, Minggu, 26 April 2026, guna memohon doa restu dan nasihat para ulama serta pesantren dalam ikhtiarnya maju sebagai Ketua Umum PBNU di Muktamar ke-35. 

Dalam rangkaian kunjungan ini, ia juga akan mengisi kajian kitab kuning Kifayatul Atqiya’ wa Minhajul Asyfiya’.

Gus Salam sowan ke KH Muhammad Wildan Salman atau Guru Wildan di Martapura, Banjar, Kalimantan Selatan. Guru Wildan merupakan keturunan Syeikh M. Arsyad Al-Banjari (Datuk Kelampayan), saat ini menjabat sebagai Rais Syuriyah PWNU Kalimantan Selatan.


“Kalau masuk ke suatu wilayah untuk menggalang kepercayaan ketua-ketua PCNU, saya akan sowan dulu ke Rais Syuriyah dan Kiai sepuh setempat. Dan saya sudah sowan silaturrohim Guru Wildan,” kata Gus Salam.

Gus Salam menyampaikan kekagumannya kepada Guru Wildan yang merupakan murid langsung Syeikh Yasin al-Fadani, ulama besar yang dikenal dengan julukan Musnid ad-Dunya karena keluasan sanad keilmuannya. 

Ia juga menyoroti peran Guru Wildan sebagai pengasuh Pesantren Darussalam, yang dikenal sebagai pesantren tertua dan terbesar di Kalimantan Selatan dengan jumlah santri mencapai sekitar 12.000 orang.

Gus Salam mengaku mendapat pesan penting dari Guru Wildan agar menjaga dan menjalankan jam’iyyah Nahdlatul Ulama dengan landasan keilmuan berbasis pesantren serta etika-akhlaqul karimah yang kuat. 

“Guru Wildan juga berpesan agar NU dikelola dengan rasa cinta, saling mengasihi dan menguatkan ukhuwwah nahdliyyah,” ujar Gus Salam.

Gus Salam menambahkan, dirinya telah berpamitan kepada Guru Wildan sekaligus memohon izin untuk menjalin komunikasi dengan jajaran PCNU se-Kalimantan Selatan. Ia juga bersyukur karena dalam pertemuan tersebut mendapat doa restu agar dimudahkan dalam meraih cita-citanya.

Di tempat lain, Ketua PP IKAPMAM, H. Aziz Ja’far, menjelaskan kehadiran Gus Salam bersama masyayikh PP Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang di tanah Banjar juga untuk mengisi kajian kitab Kifayatul Atqiya’ wa Minhajul Asyfiya’, yang mengulas pola hidup Islami dengan sentuhan tasawuf dan akhlak.

Pengajian digelar di Pesantren Raoudlotul Muta’allimin An-Nahdliyyah (RMA) Guntungmanggis, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, yang diasuh KH Muhari (Guru Muha), dan diikuti ratusan alumni, masyarakat, santri, serta pengurus NU setempat.

“Dalam pengajian rutin kitab ini, Kiai Abdussalam selalu menyelipkan pesan disertai kisah agar santri tetap terikat dengan masyayikh pesantren. Dan, agar warga serta pengurus NU senantiasa terikat dengan muassis dan masyayikh sepuh NU,” kata Aziz Ja’far.

Ia menambahkan, substansi kitab tersebut bermuara pada thariqah yang dilandasi tasawuf, sebagai panduan ruhani dalam menjalankan ibadah dan aktivitas sehari-hari.

Sementara itu, Gus Salam menegaskan pentingnya pembentukan karakter dalam kehidupan bermasyarakat, berorganisasi, dan berbangsa. Menurutnya, kitab tersebut menghadirkan panduan dan kisah praksis dari para sahabat, ulama, dan wali dalam membentuk karakter.

“Saya adalah santri, niat sendiko dawuh mengikuti arahan, perintah dan nasehat guru-kyai serta masyayikh NU dan pesantren. Ketika saya diperintah untuk ikhtiar menjadi Ketua Umum PBNU melalui Muktamar ke-35, nanti, saya sam’an wa tho’atan,” pungkasnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya