Berita

Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di kediaman pribadi Presiden, Hambalang, Kabupaten Bogor. (Foto: Istimewa)

Politik

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

MINGGU, 26 APRIL 2026 | 06:03 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pertemuan selama satu jam Presiden Prabowo Subianto dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di kediaman pribadi Presiden, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat 24 April 2026, bukan sekadar menjadi ajang pertemuan antara kepala pemerintahan dan pimpinan institusi kemananan.

"Pertemuan tersebut mengandung makna kebangsaan yang mendalam, yakni komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan nasional, dan komitmen Polri menjaga keutuhan NKRI di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa," kata analis kebijakan publik dan politik nasional, Nasky Putra Tandjung, dikutip Minggu 26 April 2026. 

Menurut Nasky, kondisi global yang tengah diwarnai ketegangan geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah, serta tekanan ekonomi dunia, menuntut Indonesia memiliki fondasi stabilitas keamanan nasional yang kuat. 


Dalam konteks ini, komunikasi dan kebersamaan antar pemimpin nasional menjadi kunci menjaga kepercayaan publik sekaligus menciptakan iklim yang kondusif bagi pembangunan.

“Dari perspektif itulah, hubungan Presiden Prabowo dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo harus dipahami sebagai kekuatan strategis negara," kata Nasky.

Yakni sinergi kepemimpinan yang menjaga fondasi stabilitas keamanan agar pembangunan nasional berjalan kokoh dan berkelanjutan.

Lebih jauh lagi, Nasky menjelaskan, Tidak ada pembangunan tanpa stabilitas keamanan. Tidak ada investasi tanpa kepastian penegakan hukum. Tidak ada distribusi pangan yang lancar tanpa ketertiban. Tidak ada rasa percaya masyarakat tanpa hadirnya negara. 

"Jadi, hubungan Presiden dan Kapolri bukan unsur pelengkap pemerintahan, melainkan salah satu episentrum yang menentukan apakah Indonesia bergerak maju dengan tertib atau tertahan oleh kekacauan," pungkas Nasky.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya